Long Journey to Find The Brightest Star

And I Found it nearly at the end of October… ^0^v

Beberapa orang yang rupanya baca blogku kemaren mempertanyakan hal yang sama…

kok ga ada ulasan tentang wall-e nya sih? :|

yah abisnya kemaren bener-bener mau nulis tapi bingung mau nulis apaan :blink:

karena itulah sekarang aku mau nulis yah katakanlah resume dari wall-e…

film yang akhirnya berhasil kutonton juga setelah menjalani penantian sekian lama….. :D

WALL-E bercerita tentang sebuah robot bernama WALL-E yang merupakan singkatan dari Waste Allocation Load Lifter Earth-Class yang di awal cerita cuma mondar mandir mengepak sampah-sampah yang kemudian disusunnya menjadi sebuah bagunan-bangunan yang bisa dikatakan mirip dengan gedung-gedung tinggi di sebuah tempat yang belakangan diketahui sebagai bumi.

Diceritakan bumi sudah tidak layak lagi untuk ditinggali karena sudah terlalu gersang, terlalu banyak sampah menggunung dan pada akhirnya manusia meninggalkan bumi untuk hidup pada sebuah pesawat antariksa yang bernama AXIOM.

Diceritakan juga bahwa bumi saat itu dikuasai oleh sebuah perusahaan yang bernama Buy ‘n Large (BnL) yang menguasai semua sektor perekonomian, termasuk juga di dalam sektor pemerintahan. Perusahaan inilah yang juga kemudian membuat bumi menjadi penuh dengan sampah, walau kemudian perusahaan ini membuat wall-e sebagai robot untuk menghentikan masalah sampah itu.

Diceritakan juga bahwa pada awalnya manusia hidup di AXIOM hanya dalam waktu 5 tahun. Waktu yang mereka prediksikan cukup bagi wall-e untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di bumi. Sebuah program yang bisa dikatakan tidak berhasil karena akhirnya toh di film itu ditampilkan banyak wall-e yang sudah rusak, dan hanya ada 1 yang bisa bertahan yaitu sang tokoh utama. Dan pada akhirnya bumi dinyatakan terlalu berbahaya untuk ditinggali oleh makhluk hidup, maka manusia tetap hidup di AXIOM hingga 700 tahun lamanya.

Di dalam film ini digambarkan manusia-manusia yang hidup di AXIOM semuanya gendut dan malas. Bagaimana mungkin mereka tidak menjadi seperti itu karena yang mereka lakukan hanyalah duduk di kursi terbang mereka dan semua kebutuhan mereka dibantu oleh robot-robot. Berdiri pun mereka sulit. Mereka sibuk dengan layar virtual di depan mereka sampai-sampai mereka tidak pernah berinteraksi langsung dengan orang lain. Berbicara dengan orang di samping mereka pun harus melewati layar virtual itu.

Cerita mengenai keseharian wall-e yang kesepian pun berubah saat ia bertemu dengan EVE (lupa singkatan dari apa) yang terkesan menakutkan bagi wall-e tapi juga sekaligus telah berhasil membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama. :x

EVE yang rupanya ditugaskan oleh AXIOM untuk meneliti apakah masih ada tumbuhan di Bumi pun akhirnya mesti pergi meninggalkan wall-e setelah ia berhasil menemukan tanaman yang tadinya terlebih dahulu ditemukan oleh wall-e di tengah-tengah kesibukannya mengepak sampah-sampah.

Wall-e yang telah jatuh cinta pada eve pun memutuskan untuk menyelamatkan eve. Tindakan yang kemudian membawanya pada sebuah petualangan baru.

Pada awalnya, saat eve terkesan mati atau tidak lagi bisa beroperasi dengan baik karena tugasnya telah selesai, memang wall-e lah yang menjaga eve dan berusaha membuat eve bergerak lagi. Tapi pada akhirnya eve lah yang menyelamatkan wall-e ketika wall-e terjepit sampai gepeng ketika ia hendak menyelamatkan tumbuhan yang hendak dimusnahkan oleh auto pilot di dalam pesawat itu.

Disitulah adegan yang mengharukan ditampilkan. Adegan ketika eve memanggil-manggil wall-e yang bisa dikatakan hancur dan telah ikut menjadi rongsokan yang lainnya. :cry:

Eve pun kemudian membawa wall-e ke bumi dan mencoba memperbaiki wall-e yang rusak meski ternyata setelah diperbaiki wall-e malah melupakan segalanya karena memorinya telah hilang seutuhnya.

Di akhir cerita wall-e bisa kembali mengingat eve dan merasa senang karena eve menggengam tangannya sama persis dengan cara yang selalu diinginkan wall-e yang kesepian. :x

Manusia-manusia pun kembali tinggal di bumi dan belajar dari awal lagi untuk menjaga bumi dengan sebaik-baiknya. :angel:

Wall-E menampilkan kritikan pedas terhadap kehidupan umat manusia secara keseluruhan. Kehidupan yang terlalu tergantung dengan teknologi, kehidupan yang dipenuhi dengan dampak kapitalisme dan konsumerisme, kehidupan yang tidak lagi peduli pada lingkungan. Kehidupan yang akhirnya menghancurkan eksistensi manusia itu sendiri di bumi.

Tidak banyak dialog yang ditampilkan, namun alur cerita yang disajikan dapat langsung membawa kita untuk memahami film yang berdurasi sekitar 120menit itu.

Film ini bener-bener keren dan layak untuk ditonton. :tup:

Yang belum nonton mending cepetan deh nonton ;)

3 Comments

  1. Blue is a new red!

  2. blue Boy
    6:48 pm on August 20th, 2008

    i am not junk!
    swt dah

  3. blue Boy
    6:56 pm on August 20th, 2008

    EVE=Extra terrestrial Vegetation Evaluator
    hehehe….

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: