Aku tahu aku tak boleh bertanya kenapa tapi aku tetap mau bertanya!!!
kenapaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa????????
kenapa aku harus bertemu lagi dengan diaaaaaaaaaaa??????
kenapa dia harus menyapaku padahal toh aku ga bakalan tau ada dia disana kalau dia tidak memanggil namaku…..
bahkan kalaupun aku melihatnya aku takkan mengenalinya karena dia tampak sangat berbeda…
dia jadi kurus banget seperti kekurangan makan dan kelelahan dengan semua yang dilakukannya selama ini…
yah, katanya sih dia emang jadi sibuk buanget…
tapi itu kan udah jadi pilihan dia sendiri yg harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab… (mule ga nyambung dah
)
kenapa pula aku harus menanggapinya dengan sedingin itu padahal dia sudah yah katakanlah bersikap ramah padaku dengan menanyakan pertanyaan basa-basi itu…
aku syok!!
jelas syok lah!!
kan ga perna tuh ada sedikitpun di dalam benakku kalo akhirnya aku bakalan bisa ketemu lagi sama dia, yah walo akhirnya aku yakin kami pasti harus bertemu lagi!!
kenapa juga aku harus peduli pada dia yang terkesan malu di depan teman-temannya saat berpamitan pulang padaku???
waaaaaaaaaaaiiiii??
ga tau ah!!
tapi yang jelas mungkin Tuhan mau bikin aku siap buat bisa menghadapi hari-hariku lagi yang kataku sih udah ga ada dia-dia an lagi……
pertanyaannya adalah……
bisakah aku??
bisakah aku berhenti lari dari semuanya ini dan menghadapinya dengan yah katakanlah sedikit saja keberanian sementara jutaan pertanyaan dan kemungkinan berputar-putar di dalam kepalaku???
ga tauuuuuuuu……..
give me the answer, GOD!!!






