Long Journey to Find The Brightest Star

And I Found it nearly at the end of October… ^0^v

Akhirnya aku harus belajar untuk tidak terus menerus menengadahkan kepalaku ke atas melainkan melihat ke sekelilingku…..

Akhirnya aku harus belajar untuk mempercayai apa yang telah terjadi bahwa akhirnya semua itu memang mungkin harus begini…

dan akhirnya aku pun harus belajar untuk melengkapi sesuatu yang telah berkembang menjadi tak terprediksi…

dan akhirnya aku pun harus belajar untuk mengakui kalau ternyata aku hanya bisa memiliki sesuatu walau aku aku bisa menangkap banyak hal dengan sepasang tanganku ini….

nearly the end of October, whether it’s wrong or right, i wanna walk through it….

Ternyata Oktober memang menjadi bulan yang panjang….

bahkan di penghunjungnya pun masih saja banyak peristiwa yang bergulir di dalam hidupku…

aku tetap berusaha untuk menjadi aku, berusaha untuk memerangi diriku sendiri yang sepertinya terbagi-bagi menjadi beberapa sisi yang terkadang saling bertolak belakang dan tarik menarik hingga memaksaku membuatku menjadi seseorang yang lain……

seseorang yang merana saat ia bahagia….

seseorang yang tertawa saat ia berduka…

seseorang yang tak lagi berani untuk bermimpi…..

seseorang yang takut mengulurkan tangannya untuk meraih angannya…

seseorang yang tak lagi berani untuk memperjuangkan apa yang ada diyakininya ada…

seseorang yang bahkan tak dikenali oleh siapapun…

aku pun tak tahu sejak kapan aku berubah menjadi seorang yang begitu malas menjalani hidupku sendiri yang belakangan ini memang terasa sangat monoton dan membosankan seolah tak ada sesuatu yang membuatku ingin terus tampil eksis di duniaku ini…

aku sendiri bahkan tidak mengetahui apa yang ada di dalam hati dan pikiranku saat ini…

yang aku tahu hanyalah aku selalu mencari sesuatu yang mungkin tak pernah ada di dunia ini….

Ribuan kata kupilih, tapi cuma satu kata yang kuhantarkan padamu…

“Untuk kau yang tercinta, aku telah melampaui garis pembatas itu….”

Sejak kapan dan sampai kapan bintang selalu bersinar?

Apakah ada awal dan akhir dalam sinar mereka?

Apakah suatu hari manusia bisa bertemu dengan bintang?

Kalau dia sampai kehilangan kilauannya, apakah dia akan merasa kesepian di langit malam yang gelap?

yah…..

masih di bulan oktober, masih mencari arah hidupku, masih mencari mimpiku, masih mencari jalan menuju akhir yang bahagia……

Hujan bikin orang-orang jadi melankolis…

yah setidaknya aku selalu jadi orang yang melankolis tiap kali nge-denger suara ujan di kejauhan ato ngerasain tetesan airnya tepat di atas kepalaku…..

saat ini di luar hujan dan aku pun kembali jadi sosok yang melankolis……

buntutnya yah nulis lagi….

sekalian pengen apus-apusin nyelesein draft yang belom sempet diselesaikan…..

belakangan ini ada sebuah pertanyaan di dalam benakku…..

sebenernya apa sih yang aku cari selama ini??

Entah kenapa, tapi belakangan ini aku sepertinya selalu mencari-cari apa sih sebenernya tujuan hidupku di dunia ini :|

tak tahu sejak kapan juga aku berhenti punya sesuatu untuk dikejar dan dicapai…..

yah sebenernya sih lebih tepat kalo dibilang aku kehilangan keberanian buat mengejar dan mencapai apa yang kuinginkan……

belakangan ini aku ngerasa takut….

takut kalo aku bakalan kehilangan semua yang sepertinya telah kumiliki. sebuah hidup yang tentram yang ternyata masih di zona nyamanku….

i’m just afraid to see the ending…..

dan akibatnya aku merasakan adanya ruang hampa yang terasa teramat sangat membosankan sekali di hidupku ini :sideways:

itu semua bikin aku jadi ngerasa males ngapa-ngapain belakangan ini…..

males kuliah, males bikin tugas, males mencari tahu hal-hal baru……

tampaknya semua orang di sekelilingku punya tujuan jelas mengapa mereka hidup di dunia ini, sementara aku harus melewati hari demi hari tanpa kejelasan…..

dan hidup dalam kehampaan seperti itu bikin aku ngerasa bosan :|

adikku merupakan salah satu orang yang tengah sibuk-sibuknya mencari tujuannya….

yah setidaknya dia tengah mencari tempatnya akan kuliah dan jurusan yang akan membuatnya meraih gelar sarjana seperti yang telah aku lewati beberapa tahun yang lalu……

aku masih ingat saat itu, saat aku berputar-putar ga jelas di dunia yang bener-bener bertolak belakang sama duniaku saat ini…..

dan aku pun tak tahu ada angin apa yang membuatku akhirnya mau masuk ke dunia yang ternyata tetap kusukai ini..

yah, semoga saja dia bisa menemukan jalan yang terbaik buat dirinya sendiri….

dan buatku, semoga aku bisa segera tahu apa sebenernya alasanku eksis di dunia ini…..

dear GOD… lead me to your way….

i just don’t wanna regret anything in my life….

if it’s not my way, please let me know……

Dia…

1 kata, 3 huruf yang entah sudah berapa banyak kutuliskan di dalam ilumistarku ini…..

yah kayanya ilumistar isinya cuma dia-dia-dia-dia-dia-dia-dia yang menggantikan nama yang berbeda-beda mulu :|

baru nyadar pas baca entry blog yang mengungkit tentang tag dia…..

tapi belakangan udah jarang c nulis tentang dia…

dia nya yang mana yah sekarang?? :lol:

Dia…..

seperti yang pernah aku bilang sebelumnya, sang takdir nampaknya sangat senang bermain denganku karena toh akhirnya aku bisa jadi lebih dekat dengan dia yang silih berganti setelah waktu pun terus berputar tanpa henti…….. :sideways:

Beberapa waktu belakangan ini, aku justru yah katakanlah mendapatkan kesempatan untuk bisa kembali merasakan masa yang waktu itu selalu kuputar-putar di dalam ingatanku…

berada di dekat mereka…

melihat mereka tersenyum ke arahku….

tertawa dan berbagi cerita bersama…..

sebuah kenangan di masa lalu yang dahulu terasa indah, namun sekarang terasa biasa saja :|

yah ternyata waktu memang bisa merubah segalanya….

kita mulai dengan dia yang membuatku mulai menulis blog di jaman dahulu kala….

skarang ini aku sama dia bener-bener uda jadi bestpren..

help each other, dinner together sometimes, study together….

thanks yah buat semuanya!! :)

ternyata 2 taon bener-bener sebuah perjalanan panjang yang merubah sebuah rasa suka menjadi sebuah ikatan persahabatan yang terasa bener-bener menyenangkan dan nyaman….

don’t forget comfort != CRUSH tapi LOVE ==comfort

hmmmmm…..

masihkah anda semua ingat dengan dia ku yang terakhir?

dia ku yang terakhir bahkan terkesan sangat gimana gitu, tapi aku cuma bisa bilang thanks buat semua dukungan dan bantuan selama waktu itu……..

thanks buat kesediaannya ada di sana disaat aku ngerasa bener-bener sendirian….

satu hal yang bisa kuambil makna nya disini, saat cinta itu tak bisa dijangkau dan akhirnya dibiarkan pergi, ia tak harus berakhir dengan melulu air mata dan kesedihan….

ia harus berakhir dengan senyuman dan persahabatan yang menyenangkan karena toh katanya cinta tak harus memiliki :angel:

Aku yakin ada beberapa orang yang merasa kalau aku terlalu berlebih-lebihan dengan menulis entry sebelumnya……

Yah, aku juga merasa kalau pada saat menulisnya aku benar-benar tengah terbakar esmosi hingga ke titik didihnya…..

tapi sekarang, saat esmosi itu telah pergi, aku siap untuk melakukan yang terbaik lagi buat nama yang telah mengajarkanku segudang hal…..

HIMTI….

Maaf kalau ada orang yang tersungging gara-gara aku dengan seenak hatiku mengubah mottonya, yah namanya jg lagi esmosi :p

banyak peristiwa yang terjadi diantara selang waktu antara kesal dan menyadari kalau aku terlalu berharap yang tinggi disini hingga akhirnya aku harus menelan kekecewaan karena ternyata semuanya tak seindah ekspektasiku…..

dan aku pun belajar……

Yah, namanya juga aku…. :D

yeah, perjuanganku belum berakhir di sini….

at least aku mau ngeliat boss-ku jadi boss beneran :lol:

last but not least…

I’m sorry, I’ll always love U, HIMTI :)