Saat kamu berada di dalam sebuah pilihan yang menuntutmu untuk memilih antara mentutup mata dari tantangan serta tanggung jawab yang ada di depan matamu dan menghadapi segala tantangan yang merintangimu untuk menjalankan sebuah tanggung jawab yang telah kamu putuskan untuk ambil, manakah pilihan yang akan kamu ambil untuk kamu jalankan??
Saat ini aku merasa sangat lelah…
belakangan ini hari-hariku terasa begitu panjang dan seolah tiada akhir…
masalah demi masalah menghampiriku dan membuatku pusing sendiri, padahal harusnya ga sepusing itu sih..
yah at least 1 dari 2 telah kuusahakan untuk kujalankan dengan sebaik-baiknya
ga tau juga knapa bisa ngrasa sepusing itu seolah terlalu membebani diri dengan permasalahan yang sebenarnya sederhana dan bisa dipecahkan dengan pikiran yang jernih hingga aku sempat berpikir….
apakah aku sebaiknya melepaskannya??
rasanya lari dari semuanya merupakan pilihan yang terdengar paling baik dan tepat untuk diriku yang sedang merasa jenuh dengan semuanya ini….
tapi….
masa iya lari di detik-detik terakhir c????
bukan aku banget tuh!!
yah, kuakui aku memang tidak berusaha untuk memberikan yang terbaik yang bisa kuberikan di saat-saat ini….
harus kuakui juga kalau aku memang sengaja melakukannya karena aku merasa sangat-sangat muak dengan semuanya ini dan aku sekarang merasa sedikit menyesal…
karena ternyata ada banyak hal yang diluar pikiran dan impian kami semua….
mungkin ini bisa kami jadikan sebuah pengalaman yang berharga..
lihatlah ke bawah, jangan selalu melihat keatas…
saat kamu melihat keatas, indahnya surga dan cahaya mentari yang bersinar menghangatkan bumi membuatmu lupa akan keadaan sebenarnya dari lingkungan sekelilingmu…
dan itu membuatmu lupa kalau diatas langit masih ada langit yang lain lagi….
mungkin ini bisa dibilang sebuah kegagalan yang harus kami telan, tapi setidaknya kita bisa memperbaiki kesalahan dan kegagalan ini di detik-detik terakhir sebelum semuanya berakhir…
at least semuanya masih berjalan walau yah………..
memang susah untuk mengakui kalau kita telah gagal, tapi apa salahnya mengakui sebuah kegagalan??
at least pengalaman ini bisa mengajarkan banyak hal pada kami semua, termasuk bagaimana untuk menjadi seseorang yang professional
toh ada pepatah yang mengatakan kalau kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda…
masih ada waktu yang tersisa bagi kami semuanya untuk melakukan yang terbaik yang kami bisa….
yah, semoga




HIMTI e-Forum






masalah demi masalah menghampiriku dan membuatku pusing sendiri, padahal harusnya ga sepusing itu sih.. <— it should be as dizzy as it, coz the work that is given to the person is absolutely hard. will u do it if u are the person (you are given task to go to a far place ALONE or make someone help u, you must do it and you can’t reject it even the task is given not by the leader, but by someone that only a advisor that should be no connection with it)
masa iya lari di detik-detik terakhir c???? <—- well… who makes that person run away? you are not the leader that can give order as you wish. if the leader him/her self did’n give order, why should us doing the task that not given to us?
yah, kuakui aku memang tidak berusaha untuk memberikan yang terbaik yang bisa kuberikan di saat-saat ini….
harus kuakui juga kalau aku memang sengaja melakukannya karena aku merasa sangat-sangat muak dengan semuanya ini dan aku sekarang merasa sedikit menyesal…<—- if you are don’t like the task, then why are you doing it?
mungkin ini bisa kami jadikan sebuah pengalaman yang berharga..<— a good experience that can make crak on the friendship
masih ada waktu yang tersisa bagi kami semuanya untuk melakukan yang terbaik yang kami bisa….
yah, semoga <—- well the time is up. and it is worse
than it should be done.
who is wrong and who is right?
i don’t know either
just wait for the ending
@commentator:
we can’t always get what we wish for..
sometimes we MUST do something that we hate for a reason..
i dunno who is wrong and who is right..
let’s time prove it…
we nearly come to the ending.. though i think that it’ll be endless..