Aku selalu merasa tidak bahagia. Aku selalu merasa ada yang kurang dari semuanya ini meski aku tak tahu apa yang kurang dan apa yang membuatku tidak bahagia..
Dan kali ini, saat aku melihatnya termenung di kejauhan sana, aku sadar kalau mungkin seharusnya aku melepaskan tangannya dan berpaling. Setidaknya mungkin ia akan jauh lebih bahagia tanpaku di kehidupannya.
Ya.
Kami bertengkar lagi kemarin karena sebuah masalah yang katanya hanya prasangkaku saja. Kami bertengkar lagi karena sebuah masalah yang katanya kini hanya menjadi bagian dari masa lalunya. Kami bertengkar lagi karena kemarin aku mengatakan apa yang sungguh terlintas di pikiranku saat melihat mereka berbincang bersama. Kami bertengkar lagi karena aku mengatakan kalau dia terlihat sangat bahagia di dekat perempuan itu.
Ia membentakku dengan keras kemarin dan bentakkannya itu seolah menjadi tamparan keras bagiku yang mungkin tampak sangat manja dan kekanak-kanakkan di depannya.
Aku tahu ia menyesal telah melakukan hal itu padaku karena ia tiada hentinya mencoba menghubungiku yang justru seolah ingin menghilang selamanya dari kehidupannya. Aku tak mengangkat teleponnya, tak menghiraukan kehadirannya yang memohonku untuk mendengarkan permintaan maafnya, dan entah kenapa aku menjadi orang tolol yang menangis semalaman hanya karena hal sepele seperti itu.
Read the rest of this entry »
Yeah!!
Akhirnya saat-saat yang kutunggu tiba juga!
ujian-ujian yang menyebalkan dan membosankan itu akhirnya selesai juga!!
fiuh…..
Akhirnya aku bisa bernapas lega juga, menyusul teman-temanku yang lainnya yang sudah terlebih dahulu menyelesaikan ujian-ujian mereka…
Dan walau aku tidak berusaha maksimal di ujianku kali ini, aku berharap aku masih bisa memberikan yang terbaik buat kedua orangtuaku… (gimana caranya coba?
)
Terimakasih buat semua orang yang sudah berbagi kisi-kisi denganku walau aku membaca dan mempelajarinya hanya sepintas lalu…
Terimakasih buat semua orang yang sudah rela ditanyai ini-itu dan mengajariku bahkan hingga di detik-detik terakhir lewat segala media…
Dan terutama Terimakasih buat digimasterku yang udah bangunin tiap pagi jadi ga telat deh ujiannya
Tak lupa juga terimakasih buat semua orang yang telah mendukung, mengingatkan, menyemangatiku di saat-saat ujian yang benar-benar terasa membosankan ini…..
Dan sekarang, saatnya menikmati hidup dan tenggelam di dalam dunia cerita yang tengah kususun perlahan namun tidak pasti alias waktunya nyelesein cerita yang lagi dibikin dari jaman kapan tapi ga kelar-kelar…
kisah itu telah selesai, jadi harus segera dituliskan sebelom kembali hilang dari ingatanku…
Thanks GOD it’s over!!
yeay!
Aku melihatnya dari kejauhan. Dan jantungku terasa berhenti berdetak. Ia tampak tersenyum dan sangat bahagia dari tempatku berdiri menatapnya saat ini. Sinar mata itu, senyuman itu, dan sikapnya yang seolah salah tingkah di depan seorang gadis berambut panjang itu membuatku terpaku di sudut yang seolah tak terlihat olehnya ini.
Gadis itu, perempuan yang pernah sangat dicintainya, perempuan yang selalu berusaha diraihnya di masa lampau, perempuan yang selalu memenuhi pikirannya mungkin hingga detik ini seolah muncul kembali dengan tujuan ingin memberitahuku kalau badai diantara kami berdua masih belum berakhir. Bahkan mungkin kali ini adalah badai terbesar yang harus kami hadapi.
Dan kali ini aku tak tahu apakah kami berdua sanggup bertahan menghadapi badai yang seolah tiada akhirnya ini.
Entahlah.
Tapi yang jelas aku sangat-sangat kelelahan dan sudah pasti tak bisa menahan munculnya kembali pikiran dan kenangan-kenangan di masa lalu. Masa dimana ia berusaha keras untuk mencari celah di dalam hati perempuan itu. Masa dimana aku berperan sebagai pendengar dan penasihat cintanya. Masa dimana aku sungguh melihat seorang laki-laki yang tengah benar-benar mabuk cinta.
Kuhembuskan napasku keras-keras.
Oh, Tuhan. Rupanya benar ucapan orang-orang kalau masa lalu akan selalu mengikuti langkah kita dari belakang. Dan kini bayang masa lalu itu mengejar langkah kami.
Menghantui hubungan kami.
Yah setidaknya hal itu menghantuiku. Dan aku tahu sejak detik ini, aku tak tahu apa yang harus kulakukan lagi kepadanya. Aku bahkan tak tahu apa yang harus kukatakan padanya setelah ini.
Aku pun berpaling dari arah mereka yang tampaknya masih asyik berbincang. Yah, mungkin sekarang sudah saatnya aku untuk melangkah pergi dan membiarkannya bahagia bersama perempuan itu untuk selamanya.
Mungkin saja.
Oh bintangku, katakan apa yang harus kulakukan…..
Kayanya semester ini bener-bener uda sampe di masa dimana belajar adalah pilihan terakhir yang harus dilakukan bahkan walau uda jelas-jelas jadwal ujian dipajang di binusmaya sama pihak binusnya, yah walo di kompieku tu jadwalnya cuma di save terus ditaro di desktop dengan fungsi buat ngeliat nomer kursi ujian sama ruang ujian doang……
tapi emang kata orang makin tinggi tingkatan kuliahnya, makin tinggi juga tingkatan rasa malas belajarnya
berikut ini sekilas cerita dari hari-hari ujianku yang sudah terlewati….
Hari pertama
Read the rest of this entry »
Hari ini harusnya digunakan buat belajar buat ngadepin combo ujian yang baru aja berhasil dilewatin dengan selamat barusan, tapi ternyata rasa malas itu bikin jalan-jalan tanpa arah di dunia maya terasa lebih menyenangkan…
yah daripada ber-mellow-mellow ria tanpa marshmallow di stok cemilan…
dan ga tau napa, akhirnya sampailah di sebuah entry tentang sertifikasi blogger yang akhirnya bikin sadar kalo ternyata nih ilumistar belom di sertifikasi…
sebenernya niat buat men-sertifikasi ilumistar udah ada lama sejak entry ini di publish oleh salah seorang temanku, tapi yah namanya ga ada niat akhirnya jadi ketunda mulu kerjaannya…
Dan akhirnya jalan-jalan tanpa arah di dunia maya hari ini pun jadi terarah, alias mule nyari info tentang sertifikasi blog gitu…
Ternyata, selidik punya selidik banyak sekali entry mengenai blogger dan parahnya hal itu baru kusadari sekarang hingga aku pun bertanya-tanya sendiri di dalam hati
kemana aja lu selama ini, ching?
anyway, lebih baik terlambat daripada ga sama sekali kan?
Kemudian dari entry yang aku baca tipe-tipe blogger dibedakan jadi:
- Blogger Negatif™
- Blogger Positif™
Read the rest of this entry »