Ini adalah sebuah cerita..
Cerita tentang aku.. mereka.. dan Wisma Mulia..
Cerita tentang perjuangan 3 orang yang punya karakter yang berbeda saling bertolak-belakang untuk mencapai 1 tujuan yang sama..
Cerita diawali ketika aku dan mereka mulai mempersiapkan diri memasuki Wisma Mulia sebagai tanda bahwa kami bertiga siap untuk berubah menjadi manusia dewasa, bahwa kami bertiga siap untuk melewati gerbang utama menuju dunia yang lain yang dinamakan skripsi..
Setelah melewati serangkaian proses yang cukup panjang, akhirnya penantian kami pun terjawab..
Kami pun diijinkan untuk masuk ke dalam gerbang lain di dalam Wisma Mulia yang kami namakan Mr. Jafet’s Home..
Disitulah kami bertiga menangkap kesan yang kurang bersahabat, setidaknya aku merasakan hal itu..
dan akhirnya aku belajar bahwa itu yang dinamakan sebagai profesionalitas kerja dan juga kharisma sebagai seorang pemimpin…
Hal itu pula yang kemudian mengantar kami bertiga menuju suatu rutinitas baru: kunjungan ke Mr. Jafet’s Home tiap hari senin dan selasa…
Dengan 1 tujuan: Menyelesaikan Executive Dashboard, benda yang belum pernah kami ketahui dan lihat sebelumnya hanya dalam tempo 3 bulan..
Oh ya, jangan bayangkan kunjungan itu sebagai suatu hal yang mengerikan atau menakutkan. Sebaliknya, kunjungan itu jadi suatu hal yang menyenangkan dengan koneksi internet dengan speed berkali-kali lipat lebih cepat dari internet kosan, meski tetap diselingi dengan pacuan adrenalin untuk menyembunyikan apa yang sebenarnya kami bertiga kerjakan disitu..
Dan tebak apa? Kami pun betah disana!
Kami merasa sudah seperti pemilik tempat itu..
Bawa bekal makanan, ngambil minum dari tempat karyawan, dan ga nyiapin apa-apa kecuali dompet yang isinya duit buat taksi sama kartu identitas buat dituker buat kartu visitor disana…
Kami pun betah maen Restaurant City, sementara ada juga yang betah maen Mafia War.
Sebagai catatan, kedua benda yang aku sebutkan diatas itu merupakan aplikasi-aplikasi situs jejaring sosial populer: Facebook.
Dan kami pun terus bermain hingga menyadari waktu yang kami miliki tinggal sedikit lagi..
Dan tebak apa? Kami mulai kelabakan mengerjakan ini itu anu hingga suasana diantara kami bertiga sering kali ‘panas’ + ‘dingin’
Dan itu pula lah yang membuat emosi kita bertiga mesti bener-bener bisa dikendalikan.. Meski tetep aja ada yang ngambek-ngambekan juga…
Mestinya yang sering ngambek itu cewe kan yah?
“………….”
Dan aku pun tersadar akan sesuatu…
Oh! Ternyata cowo itu cewe juga!!
dan..
Tiga bulan ternyata berlalu begitu saja…
Akhirnya kami menyerahkan sesuatu yang telah kami janjikan pada mereka, sesuatu yang dinamakan Executive Dashboard, sesuatu yang menjadi saksi ke‘rukun‘an dan juga ke‘ribut’an kita selama ini…
Yah meskipun nanti senin kami masih harus berkunjung kesitu lagi untuk membicarakan hasilnya…
Dan aku pun…
…merasa bebas…
…sekaligus kehilangan…
Yah, agaknya sekarang semuanya itu menjadi kenangan yang takkan terlupakan bagi kami bertiga…
Ada banyak cerita yang lahir diantara aku, mereka, dan Wisma Mulia yang telah menjadi rumah kedua kami selama 3 bulan belakangan ini…
Ada banyak kenangan yang tercipta disana…
dan pastinya ada banyak pelajaran yang kupelajari disana bersama mereka…
Meski masih ada jalan yang mungkin akan berliku-liku yang harus kami tempuh untuk melewati gerbang utama itu…
Yah, semoga cerita ini berakhir happily ever after seperti cerita-cerita lainnya..
Wish me luck




HIMTI e-Forum





