You are here: Home > The Journey > Berada di persimpangan jalan. Lagi…

Berada di persimpangan jalan. Lagi…

Entah udah berapa kali aku ada di persimpangan jalan, bukan jalan raya, bukan juga jalan setapak, tapi jalan di tengah perjalanan hidupku yang tampaknya masih sangat jauh dan bahkan belum terbentuk bayangannya..

Yah, aku tau aku mesti berada di titik-titik ini, dan sejauh ini aku sudah lumayan bisa melewati beberapa titik yang akhirnya mengantarkanku kepada titik yang satu ini. Sebuah titik yang agaknya terasa begitu berat dan melelahkan. Oh ya, tolong tambahkan membingungkan di dalamnya..

Aku mungkin sudah lupa bagaimana rasanya berada di dalam pelukan kedua orang tuaku sewaktu masih bayi, bagaimana rasanya diajari berbagai macam hal, bagaimana rasanya diajari oleh  mereka secara perlahan untuk berdiri di persimpangan jalanku yang pertama untuk menjadi seorang balita..

Aku mungkin sudah lupa bagaimana rasanya digandeng dan diantarkan ke sekolah untuk pertama kalinya oleh papaku, bagaimana rasanya diajak ke toko pakaian untuk membeli seragam pertamaku, bagaimana rasanya diabadikan di dalam foto ketika aku hendak masuk sekolah untuk pertama kalinya, bagaimana merasakan mereka mengajariku untuk berdiri di persimpangan jalanku yang selanjutnya untuk menjadi seorang pelajar yang bisa dikatakan menghabiskan hampir seluruh waktuku, tapi aku tau mereka menemaniku melewati persimpangan jalan itu..

Aku mungkin nyaris lupa bagaimana rasanya diajak menemui teman yang selanjutnya akan menemaniku dan mencontoh setiap tindakanku kelak, bagaimana rasanya menjadi seorang kakak yang harus belajar untuk membimbing adiknya sejak sang dia dilahirkan, tapi lagi-lagi aku tau kalau mereka menemaniku dan mengajariku kalau aku selanjutnya harus menemani adikku untuk melewati persimpangan jalannya yang lain..

tapi aku mungkin takkan bisa lupa bagaimana aku mulai melepaskan gandengan papaku dan mulai dengan sok-nya tidak mau merasakan ikut campur kedua orang tuaku lagi di dalam hidupku, tapi aku tau kalau mereka senantiasa menemaniku dari kejauhan untuk melewati persimpangan jalanku yang satu itu..

Dan belakangan…

Aku menyadari kalau sudah saatnya bagiku untuk melewati persimpangan jalanku yang ini sendirian…

Damn, I’m almost 22..

..and still confuse about my future life~~

Aku beneran nge-blank… beneran ga tau mau ngapain di masa depan…

Tapi yang pasti aku ga mungkin membiarkan waktuku terbuang sia-sia begitu saja…

Berada di persimpangan jalan memang melelahkan, tapi agaknya inilah yang harus kuhadapi…

Smangat Ching!! Kamu pasti bisa :pinch:

Tags: , , , , , , ,

  • RSS
  • FB
  • Twitter
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit

Or....

Just Leave Your Comment Here

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: