You are here: Home > duniaku hari ini > Bukan pertama kalinya, tapi kali pertamanya..

Bukan pertama kalinya, tapi kali pertamanya..

Buatku, hari ini adalah hari yang lumayan mengesankan-yah setidaknya aku akan mengingatnya suatu hari nanti..

Tadi, sepulangnya dari kantor, seperti biasa aku pulang bersama salah seorang teman kantorku naik 44 yang berakhir di daerah karet-kuningan, dan seperti biasanya juga kami berpisah sebelum akhirnya aku baik 213 yang harusnya membawaku ke daerah slipi jaya..

Kali ini, seperti hari hujan lainnya, jalanan macet luar biasa hingga 213 yang terkenal selalu ramai itu pun ikutan full bahkan mungkin overload seperti biasanya..

Sebenarnya aku enggan naik, tapi akhirnya aku pun naik dengan tujuan supaya aku cepat sampai di kos mengingat aku sudah berdiri menunggu 213 kurang lebih 10 menit lamanya..

Seperti biasa juga, 213 nya berhenti dimana-mana karena jalanan benar-benar macet..

..tapi kali ini, aku merasa sesak napas!

Yah, bener-bener pengen mati rasanya…

Kekurangan oksigen banget…

..Ya iyalah, secara manusia sebanyak  itu tapi oksigen se-terbatas itu..

Saat itu aku punya 2 pilihan: turun saat itu juga atau meminta kesediaan salah seorang penumpang yang duduk untuk memberikan tempatnya bagiku…

Awalnya aku memilih untuk turun dan naik ojek saja, mengingat hujan sudah berhenti, tapi susah sekali untuk bergerak di dalam 213 yang terasa sangat-sangat sempit sekali dengan begitu banyak penumpang di dalamnya.

Dan aku ga bisa bergerak…

Hingga akhirnya pandangan mataku secara perlahan menggelap..

Ini bukan pertama kalinya, mengingat sudah sekitar 3x aku nyaris pingsan, tapi ini kali pertamanya aku nyaris pingsan di dalam bis di daerah yang bisa dikatakan asing bagiku (baca: bukan sekitar kos dan kampus)..

Yah, akhirnya mau tidak mau, dengan kondisi nyaris tumbang, aku pun meminta kesediaan salah seorang laki-laki yang kebetulan duduk santai di dekatku untuk memberikan tempat duduknya untukku.. 

Awalnya dia enggan, tapi mungkin karena tampangku sudah pucat pasi seperti orang mau pingsan beneran, akhirnya dia memberikan tempat duduknya untukku..

Thanks anyway..

Setelah duduk, aku malah beneran jadi mau pingsan.. 

Tapi aku tetap berusaha mempertahankan kesadaranku dan akhirnya perlahan duniaku kembali berwarna, walaupun tampak lebih gelap dari biasanya..

Dan aku pun berhasil memaksa diriku untuk minum beberapa teguk air dari botol yang untungnya masih ada isinya-botol keramat yang kubawa dari kos..

Kemudian aku pun merasa pusing~~

Damn! Lengkap sudah penderitaanku…

Tapi, lagi-lagi aku berhasil memaksa diriku untuk bertahan..

Dan aku berhasil turun dari 213 dengan selamat..

Berhasil juga naik ke 24 dengan selamat…

Dan sampai di Binus dengan selamat…

Hingga akhirnya aku menunggu temanku dengan nyaris pingsan karena pandangan mataku tiba-tiba kembali menghitam…

Tapi aku pun berhasil memaksa diriku untuk pergi ke salah satu tempat makan untuk mengisi ulang tenagaku…

Setelah makan, rasa pusingnya menghilang sedikit demi sedikit..

Dan untungnya sekarang aku sudah merasa lebih baik..

Kurasa Tuhan masih baik kepadaku karena menjagaku untuk tetap sadar sepanjang yah sebutlah penderitaanku…

Thank You so much God! :)

Tags: , , , ,

  • RSS
  • FB
  • Twitter
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit

Or....

Just Leave Your Comment Here

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: