You are here: Home > duniaku hari ini > Ternyata orang sok ‘baik’ itu adalah….

Ternyata orang sok ‘baik’ itu adalah….

Hari ini bukan hari yang baik bagiku mengingat satu dan dua hal karena itu aku pun ingin secepatnya mengakhiri hari ini.

Menyelesaikan pekerjaanku di kantor, menempuh perjalanan sekitar satu jam lewat dari kantor, dan kemudian memanjakan diriku hingga akhirnya nanti melayang ke alam mimpi..

Tapi, lagi-lagi ada pengalaman yang cukup menarik, salah satu pengalaman yang biasanya hanya kuceritakan langsung mengingat aku mulai malas menulis…

Dan berhubung hari ini aku benar-benar merasa kesepian dan enggan untuk bercerita banyak kepada orang lain, maka aku pun kembali bercerita disini..

Yah, sekalian ngisi ilumistar lagi…

Tadi, sekitar pukul setengah tujuh lewat, akhirnya aku berhasil masuk ke dalam 213 yang biasanya membawaku ke daerah slipi jaya.

Seperti biasa 213 itu penuh sesak dan kenek sekaligus sopirnya seperti biasa juga selalu memaksakan semua orang masuk ke dalam..

Mungkin kalo pada pingsan lebih efisien kali yah, bisa ditaro di pojokan terus ditumpuk-tumpuk kaya barang…

yah, whatever..

Singkat kata aku akhirnya masuk, dan sialnya aku termasuk di dalam salah satu dari sekian banyak orang yang diteriaki supaya bergeser padahal jelas-jelas sudah tidak ada ruangan lagi yang tersisa, begitu pula halnya dengan oksigen yang tampaknya tinggal menghitung detik lagi sebelum habis sepenuhnya..

Sopir ama keneknya sih enak.. duduk nyaman di samping jendela yang terbuka lebar sama gelantungan di pintu yang pastinya menyediakan oksigen yang mungkin tidak terlalu bersih, tapi setidaknya ada berlebihan menurut standar penumpang yang kekurangan oksigen..

Dan aku pun segera menyesali keputusanku untuk naik ke dalam 213 itu, lebih tepatnya menyesali keputusanku yang mengikuti teriakan kenek yang mulai menyeret-nyeret satu per satu penumpangnya untuk masuk ke dunia lain (baca: pingsan perlahan karena kekurangan oksigen)

Yah, tempatku berdiri bener-bener ga strategis..

Jauh dari jendela dan parahnya deket sama kumpulan orang-orang ber-BB yang alangkah bagusnya jika bisa di BB OFF-in..

Dan itu membuat kepalaku perlahan-lahan pusing..

Di tengah keluh resahku, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang jelas tidak kukenali, seseorang yang berdiri tepat di depanku sekaligus di dekat jendela menawarkanku untuk bertukar tempat dengannya..

Tentu saja aku segera menyetujuinya dan berterimakasih sambil kebingungan dalam hati..

Aku sudah hapal dengan tingkah laku orang-orang di dalam kendaraan sepenuh itu..

Pastinya tempat strategis membuat buta dan tidak peka terhadap lingkungan..

dan menurutku tempat orang tadi cukup strategis karena segera setelah aku menempati posisi itu, salah seorang penumpang yang lain mulai mendesakku ke pinggir seolah dia menginginkan tempatku..

Aku sempat curiga kalau orang tadi ingin melakukan pelecehan di dalam kendaraan umum, seperti yang sempat aku baca beberapa waktu yang lalu, tapi tampaknya hal itu tidak terjadi karena orang itu sepintas kulihat berdiri cukup jauh dari tempatku..

Dan yah, kenyataan bahwa aku nyaris pernah menjadi salah satu dari korban pelecehan itu membuatku sedikit waspada..

tapi untunglah orang itu tidak bereaksi apa-apa..

Kemudian seperti biasanya penumpang di dalam 213 itu pun datang dan pergi hingga akhirnya segerombolan orang mendadak ingin turun ketika sang kenek mulai berteriak-teriak “MPR”

Seperti biasa, suasana saat itu benar-benar kacau balau, dan tentu saja itu adalah suasana favorit dari pelaku-pelaku kejahatan..

Karena ternyata ada salah seorang penumpang yang segera menarik kerah penumpang yang lainnya..

Aku pun penasaran dengan apa yang terjadi…

Rupanya ada salah seorang penumpang yang kehilangan dompetnya dan merasa kalau orang yang ditarik kerahnya tadi adalah pelakunya.

Namun ada salah seorang penumpang yang lainnya yang memberitahukan kalau pelakunya sudah turun dari 213 tersebut

koq bukannya dikasih tau sebelom orangnya turun yah? :sideways:

Yah tentu saja orang yang merasa kecopetan itu pun berlari keluar dan berusaha mengejar pelakunya..

Dan tebak apa? pelaku pencopetan itu adalah orang yang sok baik yang tadi menawarkanku untuk bertukar tempat :sideways:

Yaaah.. mungkin tempatku tadi merupakan tempat strategis untuk meraih barang-barang berharga milik orang lain karena ternyata ada seorang perempuan lain yang nyaris pingsan karena juga kehilangan iphonenya…

Yang menarik adalah perempuan yang duduk tepat di depan tempatku berdiri..

Yap, perempuan itu segera meng-update status facebooknya segera setelah mengetahui kalau ada pencopetan..

Dan.. well, aku sempat melihat statusnya..

“Anjritttttt ada copet..!!”

Yah setidaknya hari ini mengajarkan aku untuk semakin berhati-hati menghadapi kejamnya ibukota Jakarta~~~

Tags: , ,

  • RSS
  • FB
  • Twitter
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit

One Response to “Ternyata orang sok ‘baik’ itu adalah….”

  1. [...] sempat secara tidak langsung berada sangat dekat, berada benar-benar dekat, akhirnya aku melihat secara [...]

Or....

Just Leave Your Comment Here

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: