You are here: Home > The Journey > Andai saja aku bisa kembali lagi ke waktu-waktu itu

Andai saja aku bisa kembali lagi ke waktu-waktu itu

Dear Ilumistarku tersayang,

Belakangan ini aku merasa iri pada sekumpulan orang-orang yang berjuang menyebrangi lautan mobil sementara aku berada di dalam salah satu mobil yang ada tengah-tengah jalan itu.. :pinch:

Dan tak jarang juga aku berharap kalau aku bisa ikut menyebrang dengan mereka semua kemudian masuk ke dalam tempat yang tampaknya tidak terlalu menyenangkan bagiku dahulu—sebuah tempat yang nyatanya sekarang kurindukan..

Rasanya sudah lama sekali aku tidak menginjakkan kakiku disana—well, kecuali ketika aku ingin mengambil uang yang kemudian kuhabiskan dalam jangka waktu relatif cepat…

Kamu tahu? Ini pertama kalinya aku benar-benar merindukan bangku kuliah—bahkan hingga ke hal-hal yang membosankan. Pertama kali sejak aku telah berhasil menyematkan gelar di belakang nama pemberian kedua orang tuaku..

Aku merindukan suasana semasa kuliah.. :cry:

Aku merindukan saat dimana aku terlambat bangun dan berlari-lari sambil setengah meloncat-loncat diantara genangan air atau bahkan diantara kendaraan bermotor yang padat merayap hanya karena absensiku sudah mepet atau ada kuis..

Aku merindukan saat dimana aku dan teman-temanku ‘bergeletakan’ di lantai sambil menunggu kelas selanjutnya..

Aku merindukan saat dimana aku berusaha menghindar sebisa mungkin dari dosen-dosen yang entah kenapa selalu semangat menunjukku untuk mengerjakan soal di depan kelas.. :ermm:

Aku merindukan saat dimana aku sudah menanti sekian lama sebelum akhirnya menemukan sebuah tempelan di pintu kelas yang menyatakan kalau dosennya berhalangan hadir.. :sideways:

Aku merindukan saat dimana aku bersama yang lainnya berusaha menemukan jawaban dari TM dengan menyebarkan broadcast melalui ym :D

Aku merindukan saat dimana aku dan teman-temanku sibuk membaca materi untuk ujian sementara dosen di depan kami mengoceh tanpa henti..

Aku merindukan saat dimana aku dan teman-temanku pergi tengah malam buta hanya untuk menyantap semangkuk mi instan atau sepotong ropang yang entah kenapa terasa begitu menyenangkan..

Aku merindukan saat dimana aku dan teman-temanku beramai-ramai pergi ke bioskop sepersekian detik setelah kami keluar dari ruang ujian..

Aku merindukan saat dimana aku harus duduk di dekat pintu supaya bisa dengan leluasa keluar masuk tanpa ketahuan sang dosen ketika aku harus mengurusi suatu event..

Aku merindukan saat dimana aku ‘nyelip’ masuk ke kelas orang dan bertindak seolah aku bagian dari kelas itu—walau beberapa orang menyadari keberadaanku yang tidak seharusnya..

Aku bahkan merindukan saat dimana aku kurang tidur hanya untuk mengejar deadline proyek dan juga deadline skripsi yang datangnya nyaris bersamaan..

well, aku bahkan merindukan saat dimana aku merasakan dan melukiskan romansa anak muda bersama orang-orang terpilih yang berhasil masuk ke dalam hidupku..

… Aku merindukan semua kebersamaan itu..

… Aku merindukan teman-teman yang terasa semakin jauh karena kesibukan kami masing-masing.. :(

Terutama karena aku tampaknya telah menuruti desakan paksaan dunia yang kejam ini untuk menjadi manusia yang jauh lebih egois dan individualis—hanya untuk mempertahankan eksistensiku disini..

hhhh~~~

Andai saja aku bisa kembali lagi ke waktu-waktu itu..

Tags: , , , ,

  • RSS
  • FB
  • Twitter
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit

Or....

Just Leave Your Comment Here

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: