Aku dan kalian mungkin sudah pernah atau bahkan sering melihat ilustrasi diatas. Sebuah ilustrasi sederhana yang menggambarkan sesuatu yang kita kenal sebagai Perselingkuhan, Selingkuh atau dalam bahasa keren nya Affair.
Aku dan kalian juga mungkin sudah sering mendengar cerita-cerita tentang perselingkuhan yang bergulir di sekitar kita. Tentang si ini yang selingkuh sama si itu padahal si ini udah punya anak segudang dan keliatannya bahagia sama pasangannya, but still si ini has an affair..
Tapi pernahkah kalian sempat berpikir kalau suatu hari nanti kalian akan mengalaminya sendiri? Menjalankan suatu hubungan di belakang layar yang aku dan kalian kenal sebagai perselingkuhan?
“….”
Somehow, perselingkuhan emang sangat-sangat mungkin terjadi diantara suatu hubungan yang bahkan terlihat baik-baik saja dan jauh dari keretakan. Perselingkuhan memang merupakan suatu hal yang nyaris tidak dapat dihindari di dalam suatu hubungan yang konon katanya diawali dengan cinta yang begitu dahsyat dan menggemparkan.
Anyway, Perselingkuhan memang dipicu oleh berbagai faktor yang menjadikannya ‘menyenangkan’ dan ‘menantang’ untuk dijalankan secara rahasia tentunya…
Dan itu membuat perselingkuhan benar-benar sulit untuk dihentikan..
Ga ada yang bisa memberikan bukti otentik yang menyatakan kalau seseorang yang pernah selingkuh ga bakalan selingkuh lagi selama-lamanya.
Tapi tetap hal itu tidak menghentikan orang-orang untuk terlibat di dalam sebuah perselingkuhan…
Well, jujur, dulu banget aku pernah kepikiran buat jadi selingkuhan dari seseorang yang dulu rasanya bener-bener bikin jatuh cinta dan jadi segalanya pas aku ngerasa ‘bener-bener jatuh cinta’.
Tentu saja kalau kita sama-sama memutuskan untuk menjalankan perselingkuhan itu.
Alasannya sederhana, cowo yang aku sukai ternyata telah memiliki seorang kekasih jauh sebelum kami bertemu.
Dan rasanya aku jauh lebih baik dan berkualitas daripada cewenya yang resmi. #eh
Somehow kayanya niatan itu ga direstuin sama yang diatas karena ternyata aku denger kabar yang mengabarkan kalau pasangan itu telah putus
Dan hebatnya, setelah pasangan itu putus ternyata aku justru menyadari kalo aku perasaan ‘bener-bener jatuh cinta’ itu cuma impuls sesaat yang ilang begitu aja begitu aku ketemu sama orang laen yang jauh lebih oke
Dan aku yakin banget alesan klise kaya “rasanya aku jauh lebih baik dan berkualitas daripada cewenya yang resmi.” bener-bener jadi alesan populer kenapa perselingkuhan bisa diawali..
Perasaan yang menggebu-gebu saat kita bersama dengan seseorang yang telah terikat mungkin akan sulit diredam apalagi jika kita selalu menyesali kenapa kita tidak bertemu dengan orang itu sebelum orang itu bertemu dengan pasangan resminya padahal kita jelas-jelas jauh lebih baik daripada pasangan resminya itu, ditambah lagi dengan orang yang bersangkutan justru malah menawarkan hubungan tanpa ikatan resmi sampai hubungan resminya dengan pasangan resminya berakhir dalam jangka waktu yang tak lama lagi, mungkin 2 atau 3 abad kedepan?
Well, aku yakin ada banyak alasan yang bakalan dijadikan pembenaran sebuah perselingkuhan, tapi tentu saja menurutku segala sesuatu yang diawali dengan tidak baik atau menyakiti pihak lain pasti akan diakhiri dengan tidak baik atau menyakiti diri sendiri juga.
sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga
Dan selalu akan tiba saat dimana perselingkuhan itu terbongkar dan berakhir.
But you have to remember something: Masyarakat di sekitar kita benar-benar tidak bisa menerima sesuatu yang namanya perselingkuhan.
Belum lagi ditambah dengan kenyataan bahwa orang yang melakukan perselingkuhan dengan kita kemungkinan hanya memanfaatkan kita sebagai penghibur ketika hubungannya dengan pasangan resminya bermasalah..
Dan mungkin hubungan perselingkuhan itu akan berakhir begitu saja saat kita semakin mendesak untuk mendapatkan gelar sebagai pasangan resmi.
Belum lagi ditambah dengan kemungkinan kalo kita bakal diselingkuhin lagi sama orang yang tadinya sepakat berselingkuh sama kita.
Kalau dia pernah berselingkuh satu kali bukankah ada kemungkinan untuk yang kedua dan ketiga kalinya?
There will always two after one and three after two..
Anyway, aku ga akan memberikan tanggapan apa-apa mengenai orang-orang yang mungkin pernah, tengah, atau berniat untuk terlibat di dalam suatu perselingkuhan sama halnya dengan aku ga akan memberikan tanggapan apa-apa mengenai orang-orang malang yang diselingkuhi oleh pasangannya.
Masing-masing orang punya hak untuk mengambil keputusan mengenai hidup yang akan dijalaninya kelak…
Seseorang yang memang sungguh-sungguh mencintaimu pastinya tidak akan mau menjadikanmu yang kedua diantara manusia lainnya. Dia pasti akan menjadikanmu yang pertama bahkan diatas dirinya sendiri, meski tetap dibawah Tuhannya
Dan itu tentu saja terlepas dari kenyataan siapa yang lebih dulu bertemu dan berkenalan dengan siapa.
Last but not least, aku mau menuliskan ulang sesuatu yang pernah dituliskan oleh temanku sebelumnya
“Kamu memang tdk bisa mencegah dia selingkuh. Tp kamu SELALU bisa ambil keputusan utk stop dibohongi lagi di lain hari.” – @MikaelHS
Cheers




HIMTI e-Forum







perasaan emang ga bisa kompromi sama rasio tapi yah lebih baik back off daripada sakit…soalnya selalu ada langit diatas langit, thus if you think you are better than him/her, well somewhere someday, someone will also think that he/she is way better than u ^^