You are here: Home > The Journey > Ketika Rumput di Seberang Taman Terlihat Lebih Hijau

Ketika Rumput di Seberang Taman Terlihat Lebih Hijau

kalau kamu tanya aku siapa cowok paling tampan, ya aku
kalau kamu tanya aku siapa cowok paling baik, ya aku
kalau kamu tanya aku siapa lelaki yang paling mencintaimu
sudah pasti jawabannya tidak lain tidak bukan ya aku

kalau kamu tanya aku siapa cewek paling cantik, ya kamu
kalau kamu tanya aku siapa cewek paling baik, ya kamu
kalau kamu tanya aku apa aku cinta dan sayang kepada dirimu
sudah pasti akan ku jawab dengan ucapkan ”i love you” (J-Rocks – Ya Aku)

Manusia emang ga pernah puas dan selalu mencari sesuatu yang menurutnya lebih baik yang kira-kira terdengar seperti “Kalo bisa dapet yang ‘best’ ngapain sih milih yang ‘better’?”

Manusia juga emang ga pernah bisa dengan mudah menepis godaan untuk mendapatkan sesuatu yang menurutnya terlihat lebih baik dari yang sudah dimilikinya saat ini padahal belum tentu hal itu benar adanya..

Dan, manusia seringkali membuat keputusan salah yang berujung pada penyesalan hanya karena dia tidak bisa bersyukur pada apa yang telah dimilikinya saat ini dan lebih memilih untuk mendapatkan sesuatu yang tadinya terlihat lebih baik.

Rumput di seberang taman emang selalu terlihat lebih hijau.

Yes, that’s true..

Dan jujur, aku juga sempet mikir kaya gitu..

Dulu aku sempet mikir kayanya cowonya si itu lebih oke, lebih romantis, lebih care, lebih baik, lebih ini itu anu dari kekasih hatiku sendiri yang entah kenapa semakin hari semakin terlihat  kurang menantang, kurang romantis, kurang care, dan masih banyak kurangnya..

Sampai suatu hari aku menyadari koq kayanya kekasih hatiku itu lebih perhatian, lebih baik, lebih-lebih yang lainnya ke cewe-cewe laen yang ternyata bertebaran di sekelilingnya..

Ehem~ Mungkin aku satu dari segelintir cewe yang cepat menyadari bahwa sejelek, sekaku, se-nerd, dan sebego apapun seorang cowo, dia pasti akan selalu bersikap sangat-sangat manis, cerdas, dan perhatian kepada cewe yang ada di sekelilingnya..

Dan ternyata cowo-cowo itu menjadi sangat-sangat manis dan perhatian karena cewe yang ada di sekelilingnya juga melakukan hal yang sama.

They’re just repeating the exsisting pattern.

Kalau kamu membuat dia merasa menjadi seseorang yang seolah-olah payah dan tidak becus melakukan apapun, maka dia akan menjadi seperti itu.

Begitu pula sebaliknya kalau kamu membuat dia merasa menjadi superhero, maka dia akan senantiasa dengan senang hati membantumu meski dia sedang sibuk menyelamatkan seisi dunia.

Kalau kamu bersikap manis padanya, memberikan dia perhatian, kejutan dan kasih sayang, memperlakukan dia dengan romantis maka dia juga akan melakukan hal-hal romantis yang benar-benar tidak pernah kamu duga akan bisa dilakukannya.

Begitu pula sebaliknya kalau kamu bersikap sinis dan jutek padanya, membandingkan dia dengan cowo-cowo lain yang emang lebih keren, lebih oke, dan lebih romantis dari dia maka dia juga akan melakukan hal yang sama dan mulai membandingkan kamu dengan cewe-cewe lain yang mungkin tengah bersaing untuk mendapatkan perhatiannya.

Rumput di seberang taman emang selalu terlihat lebih hijau, tapi bukankah rumput di taman kita sendiri itu juga menjadi rumput di seberang taman bagi orang lain?

Jangan selalu melihat keatas.

Syukuri dan hargai apa yang kita miliki saat ini sebelum semuanya menghilang dan meninggalkan penyesalan yang mendalam…

Tags: , , ,

  • RSS
  • FB
  • Twitter
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit

One Response to “Ketika Rumput di Seberang Taman Terlihat Lebih Hijau”

  1. penganalisis says:

    true story

Or....

Just Leave Your Comment Here

:alien: :angel: :angry: :-l :blink: :blush: :cheerful: :cool: :cry: :devil: :dizzy: :ermm: :face: :getlost: :D :happy: :heart: :kissing: :lol: :ninja: :pinch: :| :( :shocked: :sick: :sideways: :silly: :sleeping: :) :p :unsure: :w00t: :wassat: :whistle: ;) :x :bat: :beer: :cake: :camera: :cat: :clock: :cocktail: :cup: :dog: :email: :film: :kiss: :lightbulb: :note: :phone: :present: :rose: :star: :tup: :tdown: :wiltedrose: :unlove: