Long Journey to Find The Brightest Star

And I Found it nearly at the end of October… ^0^v

Aku ga tau…. :sideways:

Tapi yang jelas belakangan ini sesuatu terjadi…..

Dan membuat otakku berputar terus tanpa henti……

Aku tak tahu apakah yang terjadi belakangan ini semua merupakan jawaban dari semua pertanyaanku pada DIA, tapi yang jelas mungkin aku tak mau ambil pusing terhadap semuanya…..

yah, at least aku ngrasa ini adalah masa dimana aku bener-bener ngerasain apa yang namanya nyaman tanpa mau memiliki…

Aku yakin perjalananku akan masih sangat-sangat-sangat panjang sekali karena itulah aku ingin hanya memejamkan mataku, menutup telingaku, dan membiarkan angin membawa langkahku di tengah jutaan tatapan penuh tanya….

Entah bersamanya atau tidak…..

Aku sungguh tak tahu….. :|

Mungkin aku sendirilah yang tak ingin tahu…

Mungkin aku sendirilah yang tak ingin pergi dari zona nyamanku meski ternyata aku sendiri yang mati-matian berusaha meyakinkan diriku sendiri kalau rasa itu tak pernah ada…

Pertanyaan itu mengejar langkahku…..

Jutaan pertanyaan menyergapku ketika aku melihatnya dengan tatapan mata itu…

Jutaan pertanyaan menyergapku ketika aku mendengarnya menggumamkan banyak kata yang tak jelas yang seolah hanya ingin menarik perhatianku…

Membuatku terkadang berhenti dan berdiam diri, merenungkan semuanya dengan seksamam meski akhirnya aku menepiskan semuanya dan meneruskan langkahku tanpa berusaha mencari tahu apa jawaban dari pertanyaan yang sepertinya semakin hari semakin banyak ditanyakan oleh orang-orang di sekelilingku….

Yah, katakanlah aku tidak mau membuat semuanya ini menjadi jelas karena toh mungkin itu akan mengusirku pergi dari zona nyamanku sendiri…

Mungkin aku bodoh dan egois, tapi aku hanya tak ingin jatuh kembali ke lubang yang sama… no way!!!

skarang ini ada tanda tanya besar di dalam kepalaku….. am I in love with him?

yeah, i know…

he’s just not mine… and it’s time to face the truth…

tapi yah dasarnya emang susah buat nerima kenyataan, tetep aja ada sesuatu yang terasa agak gimana gitu..

itu sebabnya aku berharap dia akan berlalu…. walau mungkin tiap harinya aku semakin menenggelamkan diriku di dalam dunianya….

entah kenapa aku merasa kalau semakin hari aku semakin ingin pergi walau ada sesuatu di dalam diriku yang menahan langkahku…

salah satu cc kosku berkata

cowo yang bikin kita nangis itu bukan cowo yg baek buat kita…

ya, emang sih :|

toh aku juga biasanya selalu pergi setelah aku meneteskan air mataku demi seseorang yang menurut hatiku sih aku cintai tapi tak bisa kumiliki…

dan kembali ada satu quote yang menarik perhatianku

Tuliskan rencanamu dengan pensil…

Lalu berikan penghapusnya pada Tuhan…

Biarkan Tuhan yang mengecek, menghapus, dan mengganti sesuai dengan rencana-NYa…

kayanya itu opsi terbaik buat apa yang sedang terjadi di hidupku…

dan pintaku padaNya masih tetap sama…

jika dia bukan milikku, buat aku bisa melepaskan tanganku darinya…

badai pasti berlalu…

dan dia pun mungkin akan berlalu :)

Hari ini aku mempertanyakan hal yang sama yang telah dipertanyakan oleh orang-orang sebelumku kepada salah seorang temanku yang rupanya kisahnya agak sedikit banyak mirip denganku yah katakanlah saat ini…

Aku hanya bisa tertawa dalam hati, menertawakan diriku sendiri karena toh semua yang kutanyakan padanya itu lebih baik kutanyakan pada diriku sendiri…

Ya, ya… lagi dan lagi, aku memang hanya bisa berbicara karena dasarnya ngomong itu emang gampang!!

Hingga detik ini pun aku tak tahu jawaban atas pertanyan-pertanyaan yang sempat begitu mengusikku beberapa waktu yang lalu, karena toh aku mengusir semua pertanyaan itu pergi…

Meskipun begitu, tapi toh nyatanya tetap ada satu bagian dari hatiku yang mempertanyakan hal itu…

Dan tampaknya kini bagian itu menang lagi karena toh tiba-tiba aja aku jadi super melankolis saat ini…

Yah, mungkin juga ini gara-gara aku yang kayanya sih mau sakit yang kaga jelas karena apa-nya.

Tapi yang jelas tiba-tiba aja jadi ikutan salah seorang temanku. Ikutan suka banget sama satu lagu dari ten 2 five yang ga tau napa pas tadi didengerin berasa agak gimana gitu….

Read the rest of this entry »

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Ada salah seorang teman sekaligus konsultanku yang suka bermain dengan analogi…

dan karena aku suka berkonsultasi alias bercerita padanya, aku juga jadi sedikit banyak menyukai mengetahui analogi…

salah satu analogi yang saat ini menjadi populer di kalangan bun’ers (sebutan buatku dan temanku yang bermarga sama) adalah analogi tentang manusia goa…

analogi yang kudapatkan saat aku tengah menikmati liburan akhir semesterku di rumah beberapa waktu kemarin….

yah berhubung ga ada archieve yang tersimpan, kira-kira begini ceritanya…..

ada seorang manusia goa yang sudah lama tinggal di dalam kegelapan di dalam goa.

Dia ga perna ngeliat cahaya sedikitpun sampai dia bertemu dengan sebatang lilin yang sinarnya tampak sangat terang di matanya.

Dia berpikir kalau lilin itu adalah sesuatu yang paling istimewa dan terang.

Karena itulah ia pun jatuh cinta pada lilin itu tanpa tahu kalau di luar sana orang-orang bahkan sudah menggunakan lampu untuk menerangi rumahnya!!

Read the rest of this entry »