<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Long Journey to Find The Brightest Star</title>
	<atom:link href="http://ilumistar.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ilumistar.com</link>
	<description>And I Found it nearly at the end of October... ^0^v</description>
	<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 18:02:09 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Kini, bintang itu pun menghilang ditelan gelapnya malam&#8230;.</title>
		<link>http://ilumistar.com/2008/12/02/kini-bintang-itu-pun-menghilang-ditelan-gelapnya-malam/</link>
		<comments>http://ilumistar.com/2008/12/02/kini-bintang-itu-pun-menghilang-ditelan-gelapnya-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 18:01:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4rch4n93L</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[The Story]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[ilumistar]]></category>

		<category><![CDATA[kini bintang itu pun menghilang ditelan gelapnya malam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilumistar.com/?p=703</guid>
		<description><![CDATA[   
“Semuanya sudah berakhir.” Kalimat itu kuucapkan pada diriku sendiri berulang kali.
“Dan harusnya aku merasa sangat-sangat lega karena telah terbebas dari sebuah ikatan yang membuatku kehilangan diriku sendiri di dalamnya.” Sengaja kutambahkan kalimat itu saat ada suatu sensasi nyeri bercampur perih di dadaku seolah seseorang telah menorehkan pisau di dalam sana. 
Kuhembuskan napasku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span> <mce:style><!<br />
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }<br />
--> <!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]> <mce:style><!<br />
/* Style Definitions */<br />
table.MsoNormalTable<br />
{mso-style-name:"Table Normal";<br />
mso-tstyle-rowband-size:0;<br />
mso-tstyle-colband-size:0;<br />
mso-style-noshow:yes;<br />
mso-style-parent:"";<br />
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;<br />
mso-para-margin:0in;<br />
mso-para-margin-bottom:.0001pt;<br />
mso-pagination:widow-orphan;<br />
font-size:10.0pt;<br />
font-family:"Times New Roman";<br />
mso-ansi-language:#0400;<br />
mso-fareast-language:#0400;<br />
mso-bidi-language:#0400;}<br />
--> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">“Semuanya sudah berakhir.” Kalimat itu kuucapkan pada diriku sendiri berulang kali.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">“Dan harusnya aku merasa sangat-sangat lega karena telah terbebas dari sebuah ikatan yang membuatku kehilangan diriku sendiri di dalamnya.” </span><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Sengaja kutambahkan kalimat itu saat ada suatu sensasi nyeri bercampur perih di dadaku seolah seseorang telah menorehkan pisau di dalam sana. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Kuhembuskan napasku berkali-kali, mencoba untuk menghilangkan rasa sesak yang kini terasa semakin memenuhi rongga dadaku, tapi hasilnya nihil. Rasa sesak itu makin menjadi dan entah kenapa aku merasa sangat-sangat rapuh hingga akhirnya air mataku pun menetes tanpa sepengetahuan ego di dalam diriku. Egoku tentu saja akan melarang hal itu, namun toh tetap saja air mata itu menetes dan justru semakin deras mengalir saat rasa perih di dadaku itu semakin menjadi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span id="more-703"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Yah, mungkin ada baiknya kalau aku membiarkan diriku menangis sesaat. </span><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Setidaknya aku bisa mengusir rasa perih dan sesak itu dari dalam dadaku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Tuhanku, aku bahkan tak yakin telah melakukan hal yang benar!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Dan ia pun hanya bisa terdiam terpaku disana tanpa mencegahku sedikitpun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Ya. Dia memang selalu seperti itu. Diam dan menyetujui semua tindakanku seolah ia tidak peduli padaku. Seolah dia hanyalah teman baikku. Hal itu lah yang paling menyakitkan buatku. Hal itu lah yang membuatku tidak bisa mempertahankan jembatan penghubung diantara dunia kami berdua lebih lama lagi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Mungkin aku memang terlalu bodoh dengan langsung menghancurkan jembatan yang mengubungkan dunia kami berdua yang terasa sangat-sangat berbeda begitu saja, tapi aku merasa terlalu lelah untuk memperkokoh jembatan itu. Aku sangat-sangat lelah berjalan di sisinya hingga terkadang aku berpikir alangkah bahagianya aku jika aku bisa menjalani semuanya ini sendirian saja. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Namun saat ini, ketika aku telah mendapatkan kebebasanku kembali, sesuatu yang seharusnya kuidam-idamkan sejak lama, entah kenapa aku merasa hampa seolah seseorang telah mendorongku ke sudut terjauh dan tergelap dari dunia ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Dan aku pastinya sangat-sangat bodoh dengan membiarkan diriku <span> </span>sendiri tertidur di sisi tempat tidurku karena terlalu lelah menangis tanpa henti. Ya. Mulai detik ini aku akan hidup tanpa kehangatan pancaran sinar bintang itu lagi. Kini, bintang itu pun menghilang ditelan gelapnya malam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Bintangku, masihkah ada diriku di dalam relung hatimu?</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilumistar.com/2008/12/02/kini-bintang-itu-pun-menghilang-ditelan-gelapnya-malam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Satu cerita tentang&#8230; errrrr&#8230;. kami&#8230; ??</title>
		<link>http://ilumistar.com/2008/12/01/satu-cerita-tentang-errrrr-kami/</link>
		<comments>http://ilumistar.com/2008/12/01/satu-cerita-tentang-errrrr-kami/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 18:09:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4rch4n93L</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[The Journey of Love]]></category>

		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[dia]]></category>

		<category><![CDATA[pacar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilumistar.com/?p=697</guid>
		<description><![CDATA[Katanya waktu berputar dengan cepat, dan ternyata mau tidak mau aku harus mengakui kebenaran akan hal itu karena toh satu bulan telah berlalu sejak (errrr&#8230; meminjam kata-kata dia&#8230;.) hari yang aneh itu..
ga kerasa sudah 1 bulan ini kami memutuskan untuk bersama walau ga banyak yang kuceritakan tentang dia di blogku ini&#8230;lagian banyak juga yang ga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Katanya waktu berputar dengan cepat, dan ternyata mau tidak mau aku harus mengakui kebenaran akan hal itu karena toh satu bulan telah berlalu sejak (errrr&#8230; meminjam kata-kata dia&#8230;.) hari yang aneh itu..</p>
<p>ga kerasa sudah 1 bulan ini kami memutuskan untuk bersama walau ga banyak yang kuceritakan tentang dia di blogku ini&#8230;lagian banyak juga yang ga perna nyeritain tentang pacar-pacar mereka di blog masing-masing&#8230;</p>
<p>bahkan saat aku melihat ke entry-entry yang pernah kutulis di waktu yang lalu, kisahku dengan yang lainnya malah lebih banyak&#8230; dan sekalinya aku publish cerita di blogku malah ditanya macem-macem karena mereka curiga kalau kami sedang bermasalah&#8230;  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/sideways.png' alt=':sideways:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kalaupun ada masalah diantara kami berdua, sejauh ini kami bisa menanganinya karena toh kami masih bersama hingga saat ini.. dan yang  jelas waktu 1 bulan itu membuatku belajar kalau aku masih harus banyak belajar lagi&#8230;</p>
<p>Senyum tak selalu berarti bahagia, begitu pula halnya dengan Air mata yang tak selalu berarti duka&#8230;<br />
Ga semuanya itu seindah angan sekaligus ga semuanya seburuk yang diperkirakan&#8230;&#8230;<br />
Yang lalu biarlah berlalu dan biarlah semuanya itu hanya menjadi kenangan&#8230;.<br />
yang jelas ga semua yang kita mau bisa kita raih walau sudah berusaha sekuat tenaga&#8230;&#8230;<br />
yah, at least menurut pengakuannya dia bahagia bersamaku&#8230;</p>
<blockquote><p><span style="text-decoration: line-through;">ni</span> wo pu ce tau ni tue wo tuo mo cung yao</p></blockquote>
<p>ilumistar  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/heart.png' alt=':heart:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ps: harusnya ini dipost kemaren, tapi karena kelamaan ngarang kalimat-kalimatnya, waktu pun berlalu lagi dan hari pun berganti lagi&#8230;..  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/sideways.png' alt=':sideways:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilumistar.com/2008/12/01/satu-cerita-tentang-errrrr-kami/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dan bintang itu pun kulepaskan pergi&#8230;.</title>
		<link>http://ilumistar.com/2008/11/29/dan-bintang-itu-pun-kulepaskan-pergi/</link>
		<comments>http://ilumistar.com/2008/11/29/dan-bintang-itu-pun-kulepaskan-pergi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 17:10:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4rch4n93L</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[The Story]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[dan bintang itu pun kulepaskan pergi]]></category>

		<category><![CDATA[ilumistar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilumistar.com/?p=694</guid>
		<description><![CDATA[Aku selalu merasa tidak bahagia. Aku selalu merasa ada yang kurang dari semuanya ini meski aku tak tahu apa yang kurang dan apa yang membuatku tidak bahagia..
Dan kali ini, saat aku melihatnya termenung di kejauhan sana, aku sadar kalau mungkin seharusnya aku melepaskan tangannya dan berpaling. Setidaknya mungkin ia akan jauh lebih bahagia tanpaku di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Aku selalu merasa tidak bahagia. </span><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Aku selalu merasa ada yang kurang dari semuanya ini meski aku tak tahu apa yang kurang dan apa yang membuatku tidak bahagia..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Dan kali ini, saat aku melihatnya termenung di kejauhan sana, aku sadar kalau mungkin seharusnya aku melepaskan tangannya dan berpaling. Setidaknya mungkin ia akan jauh lebih bahagia tanpaku di kehidupannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Ya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Kami bertengkar lagi kemarin karena sebuah masalah yang katanya hanya prasangkaku saja. Kami bertengkar lagi karena sebuah masalah yang katanya kini hanya menjadi bagian dari masa lalunya. Kami bertengkar lagi karena kemarin aku mengatakan apa yang sungguh terlintas di pikiranku saat melihat mereka berbincang bersama. Kami bertengkar lagi karena aku mengatakan kalau dia terlihat sangat bahagia di dekat perempuan itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Ia membentakku dengan keras kemarin dan bentakkannya itu seolah menjadi tamparan keras bagiku yang mungkin tampak sangat manja dan kekanak-kanakkan di depannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Aku tahu ia menyesal telah melakukan hal itu padaku karena ia tiada hentinya mencoba menghubungiku yang justru seolah ingin menghilang selamanya dari kehidupannya. Aku tak mengangkat teleponnya, tak menghiraukan kehadirannya yang memohonku untuk mendengarkan permintaan maafnya, dan entah kenapa aku menjadi orang tolol yang menangis semalaman hanya karena hal sepele seperti itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span id="more-694"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Kuhembuskan napasku keras-keras sambil berusaha keras untuk menghampirinya dan mengajaknya berbicara. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Ya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Tekadku sudah bulat untuk mengakhiri semuanya dan melepaskannya pergi. Dan kuharap itu adalah keputusan yang terbaik buat kami berdua. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Semalam aku sudah tidur,” ujarku pelan, memulai pembicaraan serius diantara kami berdua.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Aku tahu semalaman kamu tidak tidur,” ujarnya tak kalah pelannya. ”Dan aku tahu semalaman kamu menangis. Matamu takkan pernah bisa membohongiku.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Aku tahu kamu merasa bersalah karena telah membentakku kemarin,” ujarku seolah tidak mendengarkan ucapannya sama sekali. ”Dan aku harus memberitahumu kalau kamu telah melakukan hal yang benar. Aku memang terlalu manja dan kekanak-kanakkan.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Tapi apa yang telah kau lakukan kemarin telah membuatku tersadar,” ujarku lagi setelah menarik napas panjang. ”Dan sekarang<span> </span>aku pun sangat sadar untuk mengatakan kalau—”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Aku tidak mau mendengarnya,” potongnya cepat seolah telah mengetahui apa yang ada di dalam pikiranku. ”Sampai kapanpun aku takkan pernah mau mendengarnya.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Kalau begitu silahkan kamu saja yang mengucapkannya,” ujarku sambil menatap matanya tanpa keraguan sedikitpun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Aku mencintaimu,” ujarnya lantang, membuatku tersenyum getir.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Bukan itu yang kumaksud,” ujarku tak mau membuat pembicaraan ini menyimpang dari tujuan semula. ”Dan aku yakin kamu tahu apa yang ingin kudengar darimu.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Aku takkan mengucapkan kalimat itu,” ujarnya setengah kebingungan setengah ketakutan. ”Sampai kapanpun aku takkan mengucapkannya.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Kuhembuskan napasku keras-keras kemudian kubulatkan tekadku untuk mengucapkan sebuah kalimat yang agaknya akan mengubah semua yang ada diantara kami berdua.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Kamu boleh tidak mau mendengar dan mengucapkannya,” ujarku pelan. ”Tapi aku akan tetap mengatakannya. Aku—”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Dia hanya masa lalu,” ujarnya kali ini dengan putus asa sambil meraih kedua tanganku dan menggenggamnya erat-erat. ”Harus berapa kali kuulangi lagi?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Aku ingin melihatmu bahagia,” ujarku lagi tanpa mempedulikan tatapan matanya. ”Dan aku mendoakanmu bahagia bersamanya.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Aku tersenyum perlahan kepadanya yang menatapku dengan pandangan mata terkejut sambil dengan perlahan melepaskan genggaman tangannya kemudian aku pun berpaling dan pergi sejauh-jauhnya dari tempat itu. Dari tempatnya masih berdiri mematung disana.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Selamat tinggal bintangku tersayang, semoga kamu lebih bahagia tanpa diriku&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">ilumistar&#8230; Still&#8230;<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilumistar.com/2008/11/29/dan-bintang-itu-pun-kulepaskan-pergi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Thank&#8217;s GOD it&#8217;s Over!!</title>
		<link>http://ilumistar.com/2008/11/27/thanks-god-its-over/</link>
		<comments>http://ilumistar.com/2008/11/27/thanks-god-its-over/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 10:26:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4rch4n93L</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[duniaku hari ini]]></category>

		<category><![CDATA[selesai]]></category>

		<category><![CDATA[ujian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilumistar.com/?p=690</guid>
		<description><![CDATA[Yeah!!
Akhirnya saat-saat yang kutunggu tiba juga!
ujian-ujian yang menyebalkan dan membosankan itu akhirnya selesai juga!!
fiuh&#8230;..
Akhirnya aku bisa bernapas lega juga, menyusul teman-temanku yang lainnya yang sudah terlebih dahulu menyelesaikan ujian-ujian mereka&#8230;   
Dan walau aku tidak berusaha maksimal di ujianku kali ini, aku berharap aku masih bisa memberikan yang terbaik buat kedua orangtuaku&#8230; (gimana caranya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yeah!!</p>
<p>Akhirnya saat-saat yang kutunggu tiba juga!</p>
<p>ujian-ujian yang menyebalkan dan membosankan itu akhirnya selesai juga!!</p>
<p>fiuh&#8230;..</p>
<p>Akhirnya aku bisa bernapas lega juga, menyusul teman-temanku yang lainnya yang sudah terlebih dahulu menyelesaikan ujian-ujian mereka&#8230;  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/tongue.png' alt=':p' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan walau aku tidak berusaha maksimal di ujianku kali ini, aku berharap aku masih bisa memberikan yang terbaik buat kedua orangtuaku&#8230; (gimana caranya coba?  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/sideways.png' alt=':sideways:' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>Terimakasih buat semua orang yang sudah berbagi kisi-kisi denganku walau aku membaca dan mempelajarinya hanya sepintas lalu&#8230;</p>
<p>Terimakasih buat semua orang yang sudah rela ditanyai ini-itu dan mengajariku bahkan hingga di detik-detik terakhir lewat segala media&#8230;</p>
<p>Dan terutama Terimakasih buat digimasterku yang udah bangunin tiap pagi jadi ga telat deh ujiannya  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/laughing.png' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tak lupa juga terimakasih buat semua orang yang telah mendukung, mengingatkan, menyemangatiku di saat-saat ujian yang benar-benar terasa membosankan ini&#8230;..</p>
<p>Dan sekarang, saatnya menikmati hidup dan tenggelam di dalam dunia cerita yang tengah kususun perlahan namun tidak pasti alias waktunya nyelesein cerita yang lagi dibikin dari jaman kapan tapi ga kelar-kelar&#8230;</p>
<p>kisah itu telah selesai, jadi harus segera dituliskan sebelom kembali hilang dari ingatanku&#8230;</p>
<p>Thanks GOD it&#8217;s over!!  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/happy.png' alt=':happy:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>yeay!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilumistar.com/2008/11/27/thanks-god-its-over/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saat bayang masa lalu itu menghantuiku&#8230;.</title>
		<link>http://ilumistar.com/2008/11/24/saat-bayang-masa-lalu-itu-menghantuiku/</link>
		<comments>http://ilumistar.com/2008/11/24/saat-bayang-masa-lalu-itu-menghantuiku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 11:27:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4rch4n93L</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[The Story]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[ilumistar]]></category>

		<category><![CDATA[saat bayang masa lalu itu menghantuiku.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilumistar.com/?p=684</guid>
		<description><![CDATA[


 Aku melihatnya dari kejauhan. Dan jantungku terasa berhenti berdetak. Ia tampak tersenyum dan sangat bahagia dari tempatku berdiri menatapnya saat ini. Sinar mata itu, senyuman itu, dan sikapnya yang seolah salah tingkah di depan seorang gadis berambut panjang itu membuatku terpaku di sudut yang seolah tak terlihat olehnya ini. 
Gadis itu, perempuan yang pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Aku melihatnya dari kejauhan. Dan jantungku terasa berhenti berdetak. Ia tampak tersenyum dan sangat bahagia dari tempatku berdiri menatapnya saat ini. Sinar mata itu, senyuman itu, dan sikapnya yang seolah salah tingkah di depan seorang gadis berambut panjang itu membuatku terpaku di sudut yang seolah tak terlihat olehnya ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Gadis itu, perempuan yang pernah sangat dicintainya, perempuan yang selalu berusaha diraihnya di masa lampau, perempuan yang selalu memenuhi pikirannya mungkin hingga detik ini seolah muncul kembali dengan tujuan ingin memberitahuku kalau badai diantara kami berdua masih belum berakhir. Bahkan mungkin kali ini adalah badai terbesar yang harus kami hadapi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Dan kali ini aku tak tahu apakah kami berdua sanggup bertahan menghadapi badai yang seolah tiada akhirnya ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Entahlah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Tapi yang jelas aku sangat-sangat kelelahan dan sudah pasti tak bisa menahan munculnya kembali pikiran dan kenangan-kenangan di masa lalu. Masa dimana ia berusaha keras untuk mencari celah di dalam hati perempuan itu. Masa dimana aku berperan sebagai pendengar dan penasihat cintanya. Masa dimana aku sungguh melihat seorang laki-laki yang tengah benar-benar mabuk cinta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Kuhembuskan napasku keras-keras.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Oh, Tuhan. <span> </span>Rupanya benar ucapan orang-orang kalau masa lalu akan selalu mengikuti langkah kita dari belakang. Dan kini bayang masa lalu itu mengejar langkah kami. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Menghantui hubungan kami. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Yah setidaknya hal itu menghantuiku. Dan aku tahu sejak detik ini, aku tak tahu apa yang harus kulakukan lagi kepadanya. Aku bahkan tak tahu apa yang harus kukatakan padanya setelah ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Aku pun berpaling dari arah mereka yang tampaknya masih asyik berbincang. Yah, mungkin sekarang sudah saatnya aku untuk melangkah pergi dan membiarkannya bahagia bersama perempuan itu untuk selamanya. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Mungkin saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: Papyrus;">Oh bintangku, katakan apa yang harus kulakukan&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"><span style="line-height: 200%;"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilumistar.com/2008/11/24/saat-bayang-masa-lalu-itu-menghantuiku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berasa kaya ga ada UTS!</title>
		<link>http://ilumistar.com/2008/11/22/berasa-kaya-ga-ada-uts/</link>
		<comments>http://ilumistar.com/2008/11/22/berasa-kaya-ga-ada-uts/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 15:04:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4rch4n93L</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[duniaku hari ini]]></category>

		<category><![CDATA[belajar]]></category>

		<category><![CDATA[males]]></category>

		<category><![CDATA[UTS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilumistar.com/?p=681</guid>
		<description><![CDATA[Kayanya semester ini bener-bener uda sampe di masa dimana belajar adalah pilihan terakhir yang harus dilakukan bahkan walau uda jelas-jelas jadwal ujian dipajang di binusmaya sama pihak binusnya, yah walo di kompieku tu jadwalnya cuma di save terus ditaro di desktop dengan fungsi buat ngeliat nomer kursi ujian sama ruang ujian doang&#8230;&#8230;   
tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kayanya semester ini bener-bener uda sampe di masa dimana belajar adalah pilihan terakhir yang harus dilakukan bahkan walau uda jelas-jelas jadwal ujian dipajang di binusmaya sama pihak binusnya, yah walo di kompieku tu jadwalnya cuma di save terus ditaro di desktop dengan fungsi buat ngeliat nomer kursi ujian sama ruang ujian doang&#8230;&#8230;  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/sideways.png' alt=':sideways:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tapi emang kata orang makin tinggi tingkatan kuliahnya, makin tinggi juga tingkatan rasa malas belajarnya  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/pouty.png' alt=':|' class='wp-smiley' /> </p>
<p>berikut ini sekilas cerita dari hari-hari ujianku yang sudah terlewati&#8230;.</p>
<p>Hari pertama</p>
<p><span id="more-681"></span><br />
Grafik Komputer     10:00-11:40</p>
<p>Belajarnya masih lumayan ada arahnya soalnya sempet diajarin sama pa guru yang ternyata cuma setengah-setengah juga ngajar dan belajarnya&#8230;&#8230;</p>
<p>alhasil pas ngerjain jadi bingung sendiri pas ditanya &#8220;gimana tadi?&#8221; alias ngerasa antara bisa ato engga tuh ngerjain ujiannya&#8230;.</p>
<p>tapi yang jelas banyak yang dipelajari yang keluar&#8230;. syukurlah!</p>
<p>Hari kedua&#8230;<br />
Metodologi Penelitian     10:00-11:40</p>
<p>Belajarnya udah mule ga niat karena 2 alasan terbesar:</p>
<p>* Awal dari ujian combo</p>
<p>* Pelajarannya ga penting banget alias cuma belajar ngarang cerita</p>
<p>hasilnya pas ujian sudah dapat kuduga&#8230;..</p>
<p>duduk dipajang di depan pengawasnya persis, mengarang bebas dengan bahan yang minimalis tapi jadinya ampe ampir seluruh buku ujian tepat di depan pengawasnya yang ngeliatin dengan pandangan mata rada-rada gimana gitu, mungkin terlalu semangat ngarang bebasnya sampe tangannya pegel-pegel&#8230;..</p>
<p>yah, harusnya sih ga jelek-jelek amat nilenya soalnya udah ngarang pake intisari seperlunya dari yang diminta soal&#8230;..</p>
<p>Hari ketiga&#8230;</p>
<p>Sistem Operasi     13:00-14:40</p>
<p>Belajarnya antara niat dan tidak&#8230;..</p>
<p>tapi cukup hoki karena dosennya ngasih catetan lengkap jadi ga perlu belajar dari mana-mana lagi&#8230;.</p>
<p>hasilnya pas ngerjain ujian yah lumayan lah&#8230;&#8230;</p>
<p>at least semuanya dikerjakan sesuai dengan yang dipelajari semalam alias ga ada yang kelupaan rumus-rumusnya&#8230;&#8230;..</p>
<p>thanks buat yang udah ngajarin di detik-detik terakhir yah  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/grin.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hari keempat&#8230;.</p>
<p>Interaksi Manusia dan Komputer     08:00-09:40</p>
<p>Antara belajar dan tidak&#8230;&#8230;</p>
<p>kebanyakan tidak belajar karena waktu belajar mepet ditambah sang dosen yang emang jarang nongol di kelas buat ngasih materinya&#8230; **alibi sempurna**</p>
<p>hasilnya sempet lupa nomer kursi sebelom inget lagi sekitar 10 detik kemudian, dan yang paling penting, sementara orang-orang sibuk ngerjain ujain, aku sibuk nguap dan nyaris tertidur sambil ngerjain ujiannya!</p>
<p>tapi yah masih tetep inget buat nulisin semua 8 aturan emasnya kq&#8230;</p>
<p>dan begitu keluar berasa mau beku soalnya duduk tepat di bawah ACnya yang jadi tiba-tiba super dingin&#8230;</p>
<p>Hari kelima&#8230;</p>
<p>Web Programming     13:30-15:10</p>
<p>hari terakhir combo ujian, tapi justru semangat belajar makin menghilang&#8230;.</p>
<p>alhasil ga belajar semaleman dan baru baca-baca dikit pas deket-deket mau ujian dengan setengah niat doang&#8230;</p>
<p>buntutnya pas ngerjain ujian jadi ngarang abis codingannya, keluar paling cepet, dan yang paling penting begitu keluar dari ruang ujian langsung ngibrit ke kos buat merenungi nasib&#8230;&#8230;</p>
<p>ujiannya masih ada sih, tapi yah karena berasa kaya ga ada UTS hari ini malahan sempet nonton bareng digimasterku tuh&#8230;</p>
<p>dan sepertinya besok juga ga tau deh niat ato ga belajarnya&#8230;&#8230;</p>
<p>haih!!!!</p>
<p>kenapa aku jadi semalas ini??????  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/pinch.png' alt=':pinch:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilumistar.com/2008/11/22/berasa-kaya-ga-ada-uts/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sudahkah blog anda di sertifikasi?</title>
		<link>http://ilumistar.com/2008/11/18/sudahkah-blog-anda-di-sertifikasi/</link>
		<comments>http://ilumistar.com/2008/11/18/sudahkah-blog-anda-di-sertifikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 09:32:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4rch4n93L</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[duniaku hari ini]]></category>

		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<category><![CDATA[blogger ngaco.]]></category>

		<category><![CDATA[sertifikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilumistar.com/?p=674</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini harusnya digunakan buat belajar buat ngadepin combo ujian yang baru aja berhasil dilewatin dengan selamat barusan, tapi ternyata rasa malas itu bikin jalan-jalan tanpa arah di dunia maya terasa lebih menyenangkan&#8230;
yah daripada ber-mellow-mellow ria tanpa marshmallow di stok cemilan&#8230;
dan ga tau napa, akhirnya sampailah di sebuah entry tentang sertifikasi blogger yang akhirnya bikin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini harusnya digunakan buat belajar buat ngadepin combo ujian yang baru aja berhasil dilewatin dengan selamat barusan, tapi ternyata rasa malas itu bikin jalan-jalan tanpa arah di dunia maya terasa lebih menyenangkan&#8230;</p>
<p>yah daripada ber-mellow-mellow ria tanpa marshmallow di stok cemilan&#8230;</p>
<p>dan ga tau napa, akhirnya sampailah di sebuah entry tentang sertifikasi blogger yang akhirnya bikin sadar kalo ternyata nih ilumistar belom di sertifikasi&#8230;  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/wassat.png' alt=':wassat:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sebenernya niat buat men-sertifikasi ilumistar udah ada lama sejak <a href="http://blog.yosua.net/2008/04/22/sertifikasi-blogger/">entry ini</a> di publish oleh salah seorang temanku, tapi yah namanya ga ada niat akhirnya jadi ketunda mulu kerjaannya&#8230;</p>
<p>Dan akhirnya jalan-jalan tanpa arah di dunia maya hari ini pun jadi terarah, alias mule nyari info tentang sertifikasi blog gitu&#8230;</p>
<p>Ternyata, selidik punya selidik banyak sekali entry mengenai blogger dan parahnya hal itu baru kusadari sekarang hingga aku pun bertanya-tanya sendiri di dalam hati</p>
<blockquote><p>kemana aja lu selama ini, ching?</p></blockquote>
<p>anyway, lebih baik terlambat daripada ga sama sekali kan?  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/tongue.png' alt=':p' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kemudian dari <a href="http://priyadi.net/archives/2008/04/03/blogger-negatif/">entry</a> yang aku baca tipe-tipe blogger dibedakan jadi:</p>
<ul>
<li>Blogger Negatif™</li>
<li>Blogger Positif™</li>
</ul>
<p><span id="more-674"></span></p>
<p>Dan aku pun tahu lebih lanjut dari <a href="http://ardy.or.id/2008/04/05/badge-tipe-blogger.xhtml">entry lainnya</a> kalau ada <a href="http://fajri.freebsd.or.id/">blogger</a> yang membahas tentang syarat-syarat seorang blogger dikatakan sebagai Blogger Negatif™ dan Blogger Positif™</p>
<p>Katanya sih seorang Blogger dikatakan sebagai Blogger Negatif™ jika:</p>
<ul>
<li>Di blognya ada link ke blog-nya Pak Enda, Priyadi atau Eko</li>
<li>Menunjukkan kewarasan dengan memposting pandangan negatif terhadap roy suryo</li>
<li>Sang penulis tidak dikenal Roy Suryo</li>
</ul>
<p>dan sebagai tambahannya dia berhak menyandang badge</p>
<p><a href="http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/uploads/2008/11/bloggernegatifsmy8.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-675" title="blogger negatif" src="http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/uploads/2008/11/bloggernegatifsmy8.png" alt="" width="140" height="49" /></a></p>
<p>Dan seorang Blogger dikatakan sebagai Blogger Positif™ jika:</p>
<ul>
<li>Si penulis adalah orang terkenal. Misalnya artis atau pejabat negara. Begitu terkenal hingga Roy Suryo kenal si penulis.</li>
<li>Walaupun postingannya tidak bermutu, tidak jadi masalah. Karena blogger positif adalah “who you are, not what you are”.</li>
</ul>
<p>dan sebagai tambahannya dia berhak menyandang badge</p>
<p><a href="http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/uploads/2008/11/bloggerpositifsnw9.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-676" title="blogger positif" src="http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/uploads/2008/11/bloggerpositifsnw9.png" alt="" width="140" height="49" /></a></p>
<p>Dan setelah dipikir-pikir dan dipertimbangkan, akhirnya aku jadi bingung sendiri karena ilumistar ini kayanya ga memenuhi syarat buat kedua-duanya</p>
<p>Nah lo!</p>
<p>terus akhirnya setelah bertanya kesana-kemari akhirnya aku pun mendapat pencerahan&#8230;.</p>
<blockquote><p>Dear Ching,</p>
<p>Terima kasih karena telah menggunakan fasilitas rujukan blogger kami. Setelah melihat, menimbang, dan memperhitungkan, kami semua sepakat untuk memutuskan bahwa Anda masuk ke dalam kategori BLOGGER NGACO!<br />
dan sebagai tambahannya anda berhak menyandang badge yang terlampir di bawah ini:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-103" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2008/04/blogger-ngaco.png" alt="" width="140" height="39" /></p>
<p>Badge ini bila diletakkan di blog Anda, beserta surat elektronik ini dapat dipergunakan sebagai alat hukum yang sah, di bawah UU ITE, untuk membuktikan bahwa Anda tidak berada di kategori blogger yang lainnya.</p>
<p>Demikianlah surat ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa paksaan ataupun editan dari pihak mana pun.</p>
<p>Jakarta, 18 November 2008</p>
<p>Administrator</p></blockquote>
<p>Yah, at least ilumistar uda dapet sertifikasi&#8230;  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilumistar.com/2008/11/18/sudahkah-blog-anda-di-sertifikasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mellow mode: On..</title>
		<link>http://ilumistar.com/2008/11/16/mellow-mode-on/</link>
		<comments>http://ilumistar.com/2008/11/16/mellow-mode-on/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 16:17:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4rch4n93L</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[duniaku hari ini]]></category>

		<category><![CDATA[hujan]]></category>

		<category><![CDATA[mellow]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilumistar.com/?p=669</guid>
		<description><![CDATA[Yeah&#8230; disaat orang-orang sibuk belajar buat ngadepin combo ujian, aku masi sempet-sempetnya ber-mellow2 ria!!
bagus sekali kan??   
ga tau apa dan siapa yang salah, tapi aku ngerasanya kaya sendirian di tengah keramaian padahal jelas-jelas di sekelilingku banyak orang, yah setidaknya di kos ini ato lebih tepatnya kamerku selalu rame sama cc kos yang emang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yeah&#8230; disaat orang-orang sibuk belajar buat ngadepin combo ujian, aku masi sempet-sempetnya ber-mellow2 ria!!</p>
<p>bagus sekali kan??  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/sideways.png' alt=':sideways:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ga tau apa dan siapa yang salah, tapi aku ngerasanya kaya sendirian di tengah keramaian padahal jelas-jelas di sekelilingku banyak orang, yah setidaknya di kos ini ato lebih tepatnya kamerku selalu rame sama cc kos yang emang suka jadiin kamerku sebagai tempat buat curhat kiri-kanan&#8230;.</p>
<p>Tapi yang jelas suasana mellow ini uda nongol dari kemaren malem, mungkin awalnya gara-gara dengerin lagu-lagu mellow yang kebetulan udah lama ga didengerin yang kemudian dilanjutin sama suasana yang penuh hujan yang bikin suasana makin mendukung buat ber-mellow-mellow ria, dan ditambah bumbu ini-itu-anu yang bikin atmosfir mellownya makin berasa..</p>
<blockquote><p>tetesan hujan itu mengingatkanku pada dirimu, tapi juga mengingatkanku pada komitmenku&#8230;</p></blockquote>
<p>rasa mellow ini sempet ilang pas mandi&#8230; yah at least selama 2x di dalam satu hari ini aku ngerasa bener-bener jadi aku, bukan sebagai sosok yang selalu hidup di lingkaran atmosfir yang mellow abis sampe berasa pengen nangis sambil meluk sesuatu&#8230;.</p>
<p><span id="more-669"></span></p>
<p>kayanya enak tuh, tapi buat apaan coba nangis??  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/sideways.png' alt=':sideways:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ga ada alesannya juga (&#8221; _ _)</p>
<p>yah, pokoknya hari ini hari yang geje&#8230;..</p>
<p>hariku hari ini pun berasa geje&#8230;..</p>
<p>AAAAAAAARRRRRRRRRRGGGGGGGGGHHHHHHHH!!!!!!</p>
<blockquote><p>Peluklah diriku dan jangan kau lepas<br />
Kau ku dan jangan kau lepaskankan ku<br />
Darimu<br />
Peluklah diriku dan jangan kau lepas<br />
Kau ku dan jangan kau lepaskankan ku<br />
Darimu</p>
<p>Bintang Di Langit Nan Indah</p>
<p>Dimanakah Cinta Yg <span style="text-decoration: line-through;">Dulu</span> itu</p>
<p><span style="text-decoration: line-through;">Masih</span> Adakah Aku Disana</p>
<p>Di Relung Hati Dan Mimpimu</p>
<p>Andaikan Engkau Disini</p>
<p>Andaikan Tetap Denganku</p></blockquote>
<p>yeah, moga2 abis ini mellownya abis dan ga perna nongol lagi&#8230;</p>
<p>AMIN  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/angel.png' alt=':angel:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>anyway thanks buat semuanya yang udah peduli dan at least nemenin aku di saat2 mellow ini..</p>
<p>big hug for all of u  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilumistar.com/2008/11/16/mellow-mode-on/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Karena Bintang Itu Tengah Menghilang Dari Pandangan Mataku&#8230;</title>
		<link>http://ilumistar.com/2008/11/16/karena-bintang-itu-tengah-menghilang-dari-pandangan-mataku/</link>
		<comments>http://ilumistar.com/2008/11/16/karena-bintang-itu-tengah-menghilang-dari-pandangan-mataku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 04:43:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4rch4n93L</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[The Story]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[ilumistar]]></category>

		<category><![CDATA[karena bintang itu tengah menghilang dari pandangan mataku.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilumistar.com/?p=666</guid>
		<description><![CDATA[
 ”Maafkan aku tapi kurasa aku tidak bisa melanjutkan semuanya ini.” Ucapannya barusan membuatku terdiam. 
”Sekarang aku yang kelelahan.”
 Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus kukatakan padanya karena terus terang saja ada satu bagian dari hatiku yang justru merasa lega. Lega tanpa alasan yang jelas.
 Aku pun hanya tersenyum singkat padanya yang masih menatapku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Maafkan aku tapi kurasa aku tidak bisa melanjutkan semuanya ini.” Ucapannya barusan membuatku terdiam.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;">”Sekarang aku yang kelelahan.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus kukatakan padanya karena terus terang saja ada satu bagian dari hatiku yang justru merasa lega. Lega tanpa alasan yang jelas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Aku pun hanya tersenyum singkat padanya yang masih menatapku dengan pandangan mata serius.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Apa kamu tidak ingin mengatakan sesuatu padaku?” tanyanya masih dengan tatapan mata itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Entahlah.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Apa itu artinya kamu akan membiarkan hubungan yang telah kita bina selama ini berakhir begini saja?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Entahlah.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Kenapa kamu menjawabku dengan jawaban seperti itu?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>”Karena aku memang tidak tahu,” ujarku pelan. ”Karena aku—”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Dari kejauhan kudengar seseorang berteriak memanggil namaku dengan sangat keras, membuatku berhenti berbicara dan menoleh ke arah datangnya panggilan itu. Ke sebuah sudut yang ternyata sangat menyilaukan mata.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Kupejamkan mataku sejenak dan akhirnya aku pun terseret ke dalam sebuah putaran yang ternyata membawaku ke alam nyata.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Rupanya itu hanya mimpi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Mimpi yang aneh untuk mengawali hariku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Kuhembuskan napasku dan dengan enggan aku pun beranjak turun dari tempat tidurku yang benar-benar berantakan dengan pikiran yang masih melayang-layang. Entah kenapa mimpi itu terasa begitu nyata seolah dia sungguh-sungguh mengucapkannya padaku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Lalu bagaimana jika akhirnya dia juga mengucapkan hal itu padaku? Akankah aku merasa khawatir? Atau justru aku merasa sangat-sangat lega karena akhirnya kisah ini pun memiliki akhir? Yah walau tentu saja ini bukan akhir yang diharapkan banyak orang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Entahlah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Tapi yang jelas aku tentunya tidak bisa mengucapkan semua hal yang belakangan ini berteriak di dalam kepalaku padanya. Tidak saat ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Dan mungkin juga tidak sampai kapanpun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"><span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: Papyrus;"><span> </span>Yah, mungkin saja saat ini bintang itu tengah menghilang dari pandangan mataku dan aku tak lagi bisa merasakan hangatnya berada di bawah naungan cahayanya.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilumistar.com/2008/11/16/karena-bintang-itu-tengah-menghilang-dari-pandangan-mataku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Katanya Selingkuh Itu Indah&#8230;.</title>
		<link>http://ilumistar.com/2008/11/15/katanya-selingkuh-itu-indah/</link>
		<comments>http://ilumistar.com/2008/11/15/katanya-selingkuh-itu-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 17:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4rch4n93L</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[The Journey]]></category>

		<category><![CDATA[alasan.]]></category>

		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<category><![CDATA[komitmen]]></category>

		<category><![CDATA[pasangan.]]></category>

		<category><![CDATA[populer]]></category>

		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilumistar.com/?p=659</guid>
		<description><![CDATA[Wohoooo&#8230;.
belakangan kayanya jadi sering denger kata SELINGKUH
9 huruf, 1 kata yang sangat-sangat populer di kalangan orang-orang yang telah memiliki status &#8216;in relationsihp&#8217; bahkan &#8216;married&#8217;&#8230;.
populer disini berarti &#8220;harusnya dihindari&#8221;.. meski toh prakteknya tidak seperti itu&#8230;.
walau semua orang ingin pasangannya setia, tapi toh tetap saja perselingkuhan itu terjadi&#8230;.
Lewat berbagai media&#8230;..
dan berakhir dengan berbagai akhir cerita yang semuanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wohoooo&#8230;.</p>
<p>belakangan kayanya jadi sering denger kata SELINGKUH</p>
<p>9 huruf, 1 kata yang sangat-sangat populer di kalangan orang-orang yang telah memiliki status &#8216;in relationsihp&#8217; bahkan &#8216;married&#8217;&#8230;.</p>
<p>populer disini berarti &#8220;harusnya dihindari&#8221;.. meski toh prakteknya tidak seperti itu&#8230;.</p>
<p>walau semua orang ingin pasangannya setia, tapi toh tetap saja perselingkuhan itu terjadi&#8230;.</p>
<p>Lewat berbagai media&#8230;..</p>
<p>dan berakhir dengan berbagai akhir cerita yang semuanya berujung dengan rusaknya sebuah komitmen akan sebuah kesucian dari sebuah kata yang bernama cinta&#8230;</p>
<p>Meskipun ujung dari sebuah perselingkuhan bisa menimbulkan rusaknya hubungan entah itu persahabatan entah itu percintan entah itu keluarga, menimbulkan air mata, kekecewaan, amarah, bahkan dendam, tapi toh tetap saja banyak orang yang  melakukannya dengan seribu satu alasan&#8230;.</p>
<p>Berikut ini adalah alasan populer kenapa orang melakukan perselingkuhan:</p>
<p><span id="more-659"></span></p>
<p><strong> * Mencoba mencari seseorang yang sempurna</strong></p>
<p>padahal tak ada yang sempurna di dunia ini kecuali ketidak-sempurnaan itu sendiri&#8230;</p>
<p><strong> * Melihat realita bahwa ada segudang kekurangan pasangan</strong></p>
<p>padahal kekurangannya sendiri lebih dari 5 gudang&#8230;</p>
<p><strong> * Long distance</strong></p>
<p>padahal katanya jarak bukan halangan buat cinta..</p>
<p align="justify">Selingkuh itu mungkin hal yang sangat mudah karena toh pada dasarnya laki-laki dan perempuan diciptakan untuk saling tertarik satu sama lain.</p>
<p align="justify">Namun, tentu saja konsekuensi yang harus di tanggung juga &#8220;<strong>sangat besar</strong>&#8221; dan harus dibayar dengan &#8220;<strong>sangat mahal</strong>&#8220;&#8230;</p>
<p align="justify">Sudah tentu semuanya itu berpengaruh pada sebuah kata yang bernama kepercayaan yang tak mungkin bisa dengan cepat dikembalikan. Dan yang pasti mungkin seorang peselingkuh tidak pernah bisa dengan benar-benar menikmati hidup yang tengah dijalaninya karena pikirannya yang selalu bercabang kemana-mana.</p>
<p align="justify">Ada yang berpendapat bahwa <strong>&#8221; Selingkuh bisa membuat hidupmu lebih indah daripada hidup yang hanya sekedarnya!!&#8221;</strong></p>
<p align="justify">Benarkah???</p>
<p>Yah, tampaknya mereka sudah lupa kalau Tuhan menciptakan semuanya adil adanya&#8230;</p>
<p>Siapa yang menabur dia akan menuai&#8230;</p>
<p>Sebenarnya saya sendiri masih bingung mengenai batasan sebuah perselingkuhan&#8230;</p>
<p>tapi menurutku, sebuah tindakan bisa dikatakan sebagai sebuah perselingkuhan jika sudah melibatkan hati dari orang yang bersangkutan&#8230;</p>
<p>pokoknya selingkuh yang udah pake hati itu membahayakan!</p>
<p>meski selingkuh fisik sama pikiran juga ga kalah membahayakannya&#8230;</p>
<p>Tapiiiii&#8230;..</p>
<p>sejauh pengetahuanku, selingkuh itu indah karena toh di akhir perselingkuhan dengan selingkuhanku itu aku menemukan bintangku&#8230;  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/laughing.png' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>yah, meski itu tidak bisa digolongkan ke dalam selingkuh yang sebenar-benarnya karena waktu itu kami masih sama-sama bebas alias single available..  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/tongue.png' alt=':p' class='wp-smiley' /> </p>
<p>I know it still a long journey for both of us, and i hope we&#8217;ll stay together till the end to keep this commitment&#8230;</p>
<p>wish us luck!  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/wink.png' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ilumistar then  <img src='http://ilumistar.com/wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer/Etersoul/happy.png' alt=':happy:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilumistar.com/2008/11/15/katanya-selingkuh-itu-indah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
